SuaraSumut.id - Seratusan anggota geng motor ditangkap polisi di Jalan Ngumban Surbakti, Kecamatan Medan Sunggal. Mereka ditangkap usai mengikuti kampanye, Senin (30/1/2024) malam.
Polisi juga menyita 44 unit sepeda motor tanpa dokumen lengkap. Selain itu, dua orang diantaranya ditahan polisi karena membawa senjata tajam.
"Mengamankan 108 geng motor yang rata-rata usianya di bawah umur, ada yang SMP dan SMA. Kita juga memproses dua orang yang membawa senjata tajam," ujar Kapolrestabes Medan Kombes Pol Teddy Marbun kepada SuaraSumut.id, Selasa (30/1/2024).
Teddy menjelaskan para anggota geng iring-iringan saat hendak pulang dari Medan menuju ke Binjai dan Langkat. Hal ini mengganggu ketertiban umum.
"Mereka datang ke Medan untuk mengikuti pesta karnaval rakyat sahabat abi. Acaranya pukul 14.00 WIB hingga 17.00 WIB. Setelah itu mereka konvoi, tapi mengganggu arus ketertiban umum dan mengganggu arus lalu lintas," ujarnya.
Petugas juga akan memanggil pihak panitia yang menyelenggarakan acara kampanye tersebut.
"Kita akan panggil ketua panitia yang akan menyelenggarakan acara ini. Ini kampanye salah satu paslon dari kelompoknya Abi," jelasnya.
Sementara, 108 orang remaja yang diamankan dan menjalani pembinaan telah dikembalikan kepada orangtuanya.
"Kita mengimbau para orangtua untuk bisa melihat anak-anaknya untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan ketertiban orang banyak," tukasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Larang Vape karena Jadi Pintu Masuk Narkoba, Kapolri: Ganja yang Wanginya Khas Pun Bisa Disamarkan!
-
Diskon Sushi Tei dari BRI, Segera Klaim Sebelum Kehabisan
-
Apresiasi Nasabah, BRI Persembahkan Diskon 20 Persen di Lim Jia Kopitiam
-
Diskon Makan di Song Fa Medan dari BRI, Kulineran Mewah Tanpa Bayar Mahal
-
Banding Ditolak, 2 Terdakwa Kasus DJKA Medan Tetap Dihukum 4 dan 5 Tahun Penjara
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak