SuaraSumut.id - Masa tenang Pemilu 2024 akan dimulai pada 11 Februari 2024. Masa ini adalah waktu bagi para pemilih untuk merenungkan pilihan mereka tanpa pengaruh dari kampanye.
Namun, masa tenang ini juga rawan disalahgunakan oleh pihak-pihak yang ingin memenangkan suara dengan cara yang tidak terhormat, yaitu dengan politik uang.
Bawaslu Sumut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawasi dan melaporkan jika menemukan praktik politik uang di masa tenang.
Koordinator Divisi Humas dan Data Informasi Bawaslu Sumut, Saut Boangmanalu mengatakan bahwa dengan melibatkan masyarakat, pelanggaran seperti politik uang dapat diminimalisir.
"Untuk itu kita meminta jajaran tidak lengah dalam pengawasan meskipun kegiatan kampanye sudah tidak ada. Masyarakat juga dapat membantu dalam pengawasan itu," kata Saut melansir Antara, Kamis (8/2/2024).
Masyarakat dapat membantu dengan cara melaporkan jika menemukan praktik politik uang kepada pengawas pemilu di tingkat provinsi maupun kecamatan, dengan menyertakan bukti yang sah.
Pihaknya juga telah memperkuat koordinasi dengan jajarannya di tingkat kecamatan untuk memastikan pelanggaran tidak terjadi.
"Untuk tingkat koordinasi, kami sudah perintahkan jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan. Tingkat kewaspadaan itu kita perkuat sampai tingkat paling bawah," sebutnya.
Saut mengimbau kepada para peserta pemilu dan simpatisan untuk mengikuti peraturan dan menciptakan pemilu yang berkualitas.
Berita Terkait
-
Beban Kerja Tinggi, Jumlah Komisioner KPU dan Bawaslu Pusat Diwacanakan Bertambah
-
Buntut Ijazah Gibran, Mahfud MD: KPU Harus Diseret ke Pengadilan
-
Mahfud MD: Peradaban Bernegara Dirusak Hanya Karena Meng-Gibran-kan Aturan
-
DPR Desak DKPP Periksa KPU-Bawaslu soal Dugaan Pasal 'Karpet Merah' untuk Gibran
-
Ada Indikasi Praktik Politik Uang di Muktamar NU, PCNU Sekadau Lapor ke KPK
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta
-
GAPKI Soroti Tantangan Produksi-Tata Kelola Sawit di IPOS Forum ke-11
-
Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas
-
Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini
-
Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional