SuaraSumut.id - Kasus memilukan kembali terjadi di Sumatera Utara (Sumut). Di mana seorang gadis remaja menjadi korban rudapaksa.
Ia diduga menjadi korban rudapaksa EN (42), yang bekerja sebagai asisten kebun kelapa sawit di Padang Lawas Utara (Paluta).
EN sempat berjanji akan menikahi korban, namun ia justru kabur. Ia melakukan aksinya sejak tahun 2017 hingga 2023. Kasus ini terungkap setelah korban memberanikan diri bercerita kepada orangtuanya.
"Perbuatan EN terbongkar pada Oktober 2023. Orangtua korban yang mendengar pengakuan itu lalu mencari pelaku," kata Kapolres Tapsel AKBP Yasir Ahmadi ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id, Kamis (8/2/2024).
Yasir mengatakan, orangtua korban yang bertemu EN meminta pertanggungjawaban. Saat itu EN berjanji akan menikahi korban pada tahun 2024.
Namun, setelah waktu yang dijanjikan tiba, kata Yasir, EN malah kabur. Korban dan keluarganya sempat kehilangan kontak dengan EN.
Merasa dibohongi, pihak keluarga korban melapor kepada pihak kepolisian. Petugas kemudian bergerak cepat dan menangkap EN di Provinsi Riau.
"Pelaku ditangkap di Riau," ucap Yasir.
Saat diinterogasi, EN mengaku merudapaksa korban di rumahnya. Pasalnya, rumah korban dan EN hanya berjarak 100 meter.
EN dipersangkakan Pasal 81 subsider Pasal 82 UU RI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Serta, Pasal 6 huruf (c) UU RI No.12 tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual.
"EN terancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun pidana penjara," katanya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
PSMS Tekuk PSIS 2-1, Gubernur Bobby Nasution Optimistis Ayam Kinantan Menuju ke Super League
-
Kolaborasi Kapolri-Gubsu Bobby Nasution, Upaya Pemberantasan Narkoba di Sumut Tambah Kuat
-
Bapenda Sumut Jemput Bola, Permudah Warga Bayar Pajak Lewat Operasi Sadar Pajak
-
Kabut Asap Ganggu Aktivitas Masyarakat Sumut, Gubsu Bobby Siapkan Modifikasi Cuaca
-
Kabar Mahasiswa Malaysia Bawa 4 Kg Sabu di Tanjung Balai Terbantahkan, Fakta Aslinya Mengejutkan
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC