SuaraSumut.id - Pemilihan Umum (Pemilu) memang kerap menghadirkan ketegangan dan stres, terutama bagi para pendukung kandidat tertentu.
Kekhawatiran akan hasil yang tidak sesuai harapan dapat memicu kecemasan dan mengganggu kesejahteraan mental.
Namun jangan khawatir. Berikut beberapa tips untuk membantu Anda mengelola stres pasca pemilu:
Lakukan Relaksasi
Pakar Psikologi Sosial dari Universitas Indonesia Dicky C. Pelupessy mengatakan masyarakat dapat melakukan relaksasi stres agar tidak mengganggu ketika melakukan kegiatan.
"Coba relaksasi stres dengan menarik nafas, kemudian keluarkan, dan dilakukan berulang. Jangan dipikirkan hal-hal yang membuat jadi tidak enak dan mengganggu," katanya melansir Antara Minggu (18/2/2024).
Selain itu, dapat melakukan relaksasi lain sesuai preferensi diri, seperti mendengarkan musik, relaksasi berkebun, relaksasi nonton film, nonton yang lucu-lucu relaksasi itu juga bisa dapat ketika kita beribadah.
Kendalikan Pikiran
Menurut Dicky, bagian yang terpenting adalah kembali untuk mengendalikan pikiran dari hal-hal yang membebankan agar hidup dapat berjalan sebagaimana mestinya.
"Pengendalian pikiran juga penting gitu. Pikiran dikendalikan dengan baik, seperti jangan pikirkan menang atau kalahnya caleg yang kita pilih, kalau tidak menang ya sudah, itu adalah kompetisi dan tugas kita hanya memilih saja," ujarnya.
Terimalah Kenyataan
Dalam menghadapi hasil pemilu yang mungkin tidak sesuai dengan harapan, penting bagi masyarakat untuk mengenali dan mengelola stres yang mungkin timbul, terutama bagi masyarakat yang mendukung caleg yang tidak terpilih saat Pemilu 2024.
Meskipun perjuangan politik memang membawa harapan dan mimpi, namun saat kenyataannya tidak sesuai dengan yang diinginkan jangan sampai membuatnya berlarut hingga menimbulkan stres yang berkepanjangan.
Berita Terkait
-
Lagi Booming di Korea! Mainan Bola Lilin 'Wakppubol' Ampuh Usir Stres, Kok Bisa?
-
Aksi Jemput Bola Mahasiswa KKN: Turun Langsung Cek Kesehatan Warga Reuhat Tuha
-
Punya HP Lipat? Hindari 5 Kesalahan Ini Sebelum Terlambat
-
Premi Asuransi Kesehatan Terancam Naik? Ini Penjelasan Resmi OJK
-
Tanpa Gejala, Tapi Bisa Bikin Buta Permanen: Begini Cara Kerja Glaukoma
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
BNN Sumut Bongkar Sebuah Rumah di Helvetia, Total 8 Kg Sabu Disita
-
Eks Direktur Pelindo Korupsi Pengadaan Kapal Divonis 5 Tahun Penjara
-
Sequis Life Dorong Masyarakat Mengevaluasi Kebutuhan Perlindungan
-
Viral Siswa Seberangi Sungai di Atas Tali, Pemerintah Aceh Desak BNPB Bangun Jembatan
-
2 Anak Medan Ditangkap Kasus Narkoba Lintas Pulau, Modus Kirim Paket Ekspedisi