SuaraSumut.id - Pembukaan rute penerbangan perintis Banda Aceh-Sabang oleh maskapai Susi Air, diklaim dapat meningkatkan kualitas transportasi turis atau wisatawan ke Pulau Weh tersebut.
"Pembukaan rute penerbangan ini meningkatkan kualitas transportasi wisatawan ke Sabang," kata Pj Wali Kota Sabang, Reza Fahlevi, Jumat (22/3/2024).
Penambahan penerbangan perintis di Aceh tahun 2024 itu tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor KP. 186 Tahun 2023 yang diterbitkan pada 14 November 2023.
Tahun ini, ada tambahan rute baru penerbangan perintis di Aceh yang disetujui oleh Kementerian Perhubungan berdasarkan usulan Pemerintah Aceh yaitu Banda Aceh–Sabang, Medan–Singkil, Medan–Gayo Lues, dan Gayo Lues–Takengon dengan frekuensi masing-masing dua kali per pekan.
Reza menilai jalur udara akan menambah pilihan transportasi bagi wisatawan yang hendak melancong ke kota paling barat Indonesia itu, selain jalur laut yang selama ini digunakan.
"Ini menambah pilihan dan menambah kenyamanan, waktu tempuh yang lebih singkat, jadi ke Sabang tidak hanya lewat laut, tetapi ada pilihan lain lewat udara," ujarnya.
Rute penerbangan ke Sabang lepas landas dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar, menuju Bandara Maimun Saleh (MUS) Kota Sabang atau sebaliknya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Sabang Husaini mengatakan besar harapan pemerintah kota untuk penerbangan perintis ini, karena memang Pemkot Sabang yang mengajukan usulan rute penerbangan itu mulai pada 2023 lalu melalui surat penjabat wali kota.
Sehingga, lintas sektor mulai dari Pemkot Sabang, Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Sabang, Pangakalan TNI Angkatan Udara (Lanud) dan lainnya ikut memperjuangkan secara kolaborasi guna terwujudnya penerbangan ini dalam upaya memajukan pariwisata Pulau Weh.
"Ini juga sebagai pemicu untuk penerbangan komersial, tidak hanya Banda Aceh-Sabang namun kita berharap ada penerbangan berikutnya dari Medan-Sabang, pulang-pergi," ujarnya.
Berita Terkait
-
18 Rumah Dinas TNI di Aceh Terbakar Hebat saat Libur Idul Fitri, Penyebabnya Masih Misteri!
-
CEK FAKTA: Patung Naga di Aceh Dihancurkan?
-
Tampar Anak SD hingga Trauma ke Sekolah, Anggota DPR Aceh Tak Dipenjara, Kok Bisa?
-
Ija Kroeng: Sarung Lokal Aceh yang Jadi Tren Anak Muda Kekinian
-
Berburu Takjil Unik di Pasar Ramadan Lhokseumawe: Ada yang Tradisional, Ada yang Kekinian
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
KAI Tambah Kursi Penumpang Rute Medan-Rantau Prapat untuk Arus Balik Lebaran 2025
-
Viral Sepeda Motor Masuk Tol Medan-Kualanamu, Pengendara Mengaku Ikuti Maps
-
Ngeri! Tukang Ojek di Sergai Digorok Penumpang Pakai Cutter
-
Ancam Bunuh Ibu Kandung, Pria di Medan Diamuk Warga
-
Remaja Asal Aceh Hanyut Mandi Sungai Saat Mudik ke Langkat, Ditemukan Tewas