SuaraSumut.id - Angin kencang disertai hujan lebat melanda Kabupaten Aceh Barat, pada Rabu 22 Mei 2024 sore. Peristiwa ini menyebabkan tiga rumah warga mengalami kerusakan parah dan menelan satu korban jiwa.
"Kerusakan yang ditimbulkan dalam bencana alam angin kencang atau badai ini sangat parah," kata Plt BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal, melansir Antara, Kamis (23/5/2024).
Ronal mengatakan korban meninggal bernama Paneuk (70) warga Desa Karak, Kecamatan Woyla Barat. Ia meninggal diduga akibat tertimpa pohon pinak saat hendak berwudhu.
"Korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga di desanya," ujarnya.
Selain itu, rumah warga yang rusak parah berada di Desa Lueng Tanoh Tho, Kecamatan Woyla, Desa Kuala Manyeu, Kecamatan Panton Reue, dan Desa Cot Keumudee, Kecamatan Woyla.
Sejumlah pohon juga dilaporkan tumbang di sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Barat, akibat bencana alam alam.
Petugas terus berupaya melakukan pembersihan pohon yang tumbang, termasuk melakukan pemantauan ke sejumlah lokasi.
Berita Terkait
-
Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok
-
Tetsuya Chiba, Kreator Ashita no Joe, Meninggal Dunia pada Usia 87 Tahun
-
Usai Diterjang Puting Beliung, Ratusan Rumah di Bandung Barat Rusak
-
Arti Mimpi Orang Lain Meninggal Dunia Menurut Islam dan Psikologi
-
Peringatan Dini BMKG, 13 Kecamatan di Jakarta Berpotensi Diterpa Angin Kencang
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC