SuaraSumut.id - Sumatera Utara (Sumut) mengalami inflasi 0,48 persen pada Mei 2024. Cabai merah menjadi penyumbang inflasi tertinggi. Hal ini dikatakan oleh Kepala BPS Sumut Nurul Hasanudin.
"Inflasi bulanan di Sumut 0,48 persen atau lebih tinggi dibandingkan nasional yang mengalami deflasi 0,03 persen. Sementara inflasi tahun kalender Sumut pada Mei 2024 ada di 1,98 persen (nasional 1,16 persen)," kata melansir Antara, Senin (3/6/2024).
Berdasarkan panel harga Bapenas, komoditi yang menyumbang inflasi di Sumut pada Mei, ada cabai merah 0,37 persen, bawang merah 0,23 persen, daging ayam ras 0,08 persen, tomat 0,06 persen, dan sawi hijau 0,03 persen.
Sedangkan deflasi mayoritas karena harga, yaitu ikan dencis (-0,07 persen), ikan tongkol/ambu-ambu (-0,06 persen), cabai rawit (-0,05 persen), udang basah (-0,05 persen) dan tarif angkutan udara (-0,04 persen).
Untuk "year on year" pada Mei 2024, inflasi Sumut paling dipengaruhi oleh cabai merah (1,00 persen), bawang merah (0,61 persen), beras (0,56 persen), emas perhiasan (0,19 persen) dan sigaret kretek mesin (0,17 persen).
Kemudian, deflasi yoy adalah ikan dencis (-0,20 persen), ikan tongkol (-0,14 persen), udang basah (-0,07 persen), buah pir (-0,04 persen) dan ikan asin teri (-0,03 persen).
Ekonom dari Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Gunawan Benjamin memprediksi kenaikan harga komoditas misalnya cabai merah tidak akan berlarut.
Menurut Gunawan, pada Juni 2024 harga cabai merah kemungkinan melandai lantaran loncatan harga pada awal pekan tidak terlalu signifikan. Pada 1-3 Juni 2024, harga rata-rata cabai merah di Sumut Rp 45.260 per kilogram.
"Ini kabar baik, di mana harga cabai sangat berpeluang untuk ditransaksikan dalam rentang Rp35 ribu-Rp45 ribu per kilogram, setidaknya hingga perayaan Idul Adha nanti (17-18 Juni 2024)," katanya.
Berita Terkait
-
Garuda Muda Tersingkir di Semifinal Piala AFF U-19 2026
-
Inflasi Tembus 4 Persen Akibat Perang Iran, Donald Trump: Saya Suka Inflasi!
-
Inflasi Melejit ke 3,08 Persen, Apa Dampaknya?
-
Kue Ketan Politik dan Jeritan Dompet Rakyat di Tengah Badai Inflasi 2026
-
Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Viral 'Rayap Besi' di Medan Nekat Tantang Polisi Duel, Tak Terima Ditegur Curi Kabel
-
Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru
-
Mesin Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar
-
BRI Jaga Kepercayaan Investor Lewat Program Buyback Saham dan Fundamental yang Kuat
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap