SuaraSumut.id - Polisi menangkap 8 anggota geng motor yang menyerang warga saat nonton bareng (Nobar) Final Liga Champions di Binjai, Sumatera Utara (Sumut). Aksi geng motor ini sempat viral di media sosial (medsos).
"Ada 8 orang yang diamankan," kata Kasi Humas Polres Binjai Iptu Riswansyah ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id, Kamis (6/6/2024).
Delapan orang yang ditangkap berinisial MR (17), DOS (15), AG (17), RSM (17), MSM (17), RMD als Bobo (22), ASP (19) dan DS (18). Mereka merupakan warga Binjai.
"Mereka menyerang warga dan mengakibatkan satu orang luka-luka dan dirawat di Rumah Sakit Latersia Binjai," ucap Riswansyah.
Bukan hanya bikin onar, anggota geng motor ini juga melakukan tindak pidana pembegalan sepeda motor.
"Kelompok ini ini juga melakukan penyerang terhadap Cafe MKA Binjai dan melakukan pencurian dengan menggunakan kekerasan (curas)," bebernya.
Polisi yang menerima informasi kejadian ini kemudian bergerak dan menangkap para pelaku yang meresahkan masyarakat tersebut.
"Terhadap kedelapan terduga pelaku ini akan dipersangkakan melanggar pasal 170 Ayat (2) Subs 351 Ayat 1 Jo 55, 56 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun kurungan," pungkasnya.
Sebelumnya, Sebuah video menarasikan kelompok bermotor melakukan penyerangan terhadap warga sedang nonton bareng (nobar) Final Liga Champions di Kota Binjai, viral di media sosial. Peristiwa disebut terjadi pada Minggu (2/6/2024) dini hari.
Dilihat dari unggahan akun Instagram @medantalkid, terlihat sejumlah warga berhamburan dari lokasi nobar ke jalan. Mereka diduga terusik karena kehadiran kelompok yang hendak menyerang warga.
"Jangan mundur woy," kata salah seorang warga mengajak temannya agar tidak takut.
Dalam narasi unggahan disebutkan kejadian bermula saat sejumlah warga sedang nobar Final Liga Champions antara Borussia Dortmund vs Real Madrid. Tiba-tiba mereka didatangi kelompok bermotor.
"Kronologisnya orang lagi menonton pertandingan bola (nobar) tiba tiba lewat segerombolan anak muda lewat dan langsung menyerang orang yang sedang nobar, km 19, Binjai Sumut. Kejadian subuh tadi sekitar pukul 04.15 WIB 02 Jun 2024," tulisnya.
Tidak diketahui apakah penyerangan ini menimbulkan korban luka-luka atau tidak. Namun, kelompok bermotor ini jelas membuat masyarakat takut, kinerja aparat kepolisian di Sumut seketika menjadi sorotan.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2026 Datang, Waktunya UMKM Panen Cuan Gila-gilaan dari Nobar!
-
Mau Nobar Piala Dunia? 5 Inspirasi Outfit Ini Buat Penampilanmu Makin Kece
-
Mendagri Minta Pemda Gelar Nobar Piala Dunia untuk Dongkrak Perputaran Ekonomi Daerah
-
Hangatnya Euforia Piala Dunia, Sepakbola Benar-Benar Jadi Bahasa Universal?
-
Di Balik Ramainya Nobar Piala Dunia, Ada Ruang untuk Bersosialisasi
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
4 Orang Keroyok Pria di Siantar hingga Tewas Menyerahkan Diri
-
Kisah Inspiratif Nasabah PNM, Dari Kejaran Rentenir ke Arena Final PFL 2026
-
'Suami Saya Bukan Teroris', Istri Korban Tewas di Kebun Agrinas Labura Minta Pelaku Dihukum Setimpal
-
Libur Sekolah 2026, Penumpang Bandara Kualanamu Diprediksi Capai 376.954 Orang