SuaraSumut.id - Protein berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh manusia. Kekurangan asupan protein dapat menyebabkan seseorang mudah terkena serangan penyakit. Mengonsumsi protein saat sarapan membantu mencegah hilangnya otot dan meningkatkan massa tubuh tanpa lemak.
Jika Anda berolahraga pertama kali di pagi hari, sarapan berprotein tinggi dapat membantu mengisi bahan bakar dan mendukung pertumbuhan dan pemulihan otot. Berikut makanan tinggi protein yang baik dikonsumsi saat sarapan:
- Yoghurt Yunani
Memasukkan satu porsi yogurt Yunani saat sarapan adalah cara yang pasti untuk memulai hari Anda dengan dosis protein yang mengenyangkan. Satu porsi yoghurt Yunani tanpa rasa sebanyak 7 ons menambah 20 gram protein pada makanan pagi Anda.
- Keju cottage
Keju Cottage baru-baru ini mendapatkan popularitas di media sosial karena kandungan proteinnya yang tinggi. Satu cangkir keju cottage menawarkan sekitar 25 gram protein.
Keju cottage serbaguna dan bisa dinikmati gurih atau manis. Tambahkan rasa gurih pada telur orak-arik, oleskan di atas roti gandum atau nikmati sebagai bagian dari mangkuk buah, saran Kolesa.
- Telur
Telur adalah sumber protein lengkap, menyediakan 9 asam amino esensial yang tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh Anda. Per satu butir telur ada 6 gram protein yang bisa didapat.
- Tahu
Tahu mungkin bukan hal pertama yang terlintas dalam pikiran saat mempertimbangkan makanan sarapan, namun tahu merupakan bahan serbaguna yang dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam resep apa pun.
Setengah cangkir (sekitar 126 gram) tahu mengandung 22 gram protein dan kurang dari 2 gram lemak jenuh.
Selain itu, Anda mendapatkan lemak tak jenuh untuk mendukung jantung Anda dan probiotik nabati untuk kesehatan usus. Studi menunjukkan bahwa senyawa tumbuhan dalam tahu yang disebut isoflavon bertanggung jawab atas banyak manfaat kesehatannya.
- Salmon
Salmon adalah sumber protein yang baik, dengan 17 gram per 3 ons. Ia juga kaya akan asam lemak omega-3, vitamin D dan nutrisi lain yang mendukung kesehatan secara keseluruhan.
Berita Terkait
-
Pemerintah Harus Kaji Ulang Susu Formula di MBG: Pangan Lokal Lebih Ampuh
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
9 Menu Sahur Sat-Set tapi Tetap Sehat untuk Ibu Hamil, Kaya Protein dan Serat!
-
CERPEN: Kabur dari Pasukan Berkuda
-
Pola Hidup Sehat Dimulai dari Sarapan: Mengapa DIANESIA Baik untuk Gula Darah?
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap
-
Gara-gara Baju Ketat! 46 Warga Aceh Barat Terjaring Razia, Langgar Aturan Busana Syariat
-
Dua Pelaku Zina Dicambuk 100 Kali di Depan Publik, Aceh Barat Kirim Pesan Tegas Penegakan Syariat
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan