SuaraSumut.id - Konsumsi makanan tertentu bisa memengaruhi bau mulut dan juga keseimbangan mikrobioma mulut. Makanan atau minuman lainnya yang dapat menyebabkan bau mulut antara lain kopi, alkohol, produk susu, makanan pedas dan ikan.
Selain itu, makanan yang mengandung tinggi gula dapat menciptakan lingkungan yang ideal bagi bakteri untuk berkembang biak. Sementara itu, makanan seperti bawang putih, bawang merah, dan rempah-rempah tertentu, mengandung senyawa belerang yang dapat bertahan di mulut dan juga menyebabkan bau mulut.
Selain membangun rutinitas kebersihan mulut yang komprehensif, mengonsumsi makanan dan minuman ini dapat membantu menghilangkan bau mulut.
1. Buah dan sayuran renyah
Buah-buahan dan sayuran renyah, seperti apel, wortel, dan seledri, dapat membantu merangsang produksi air liur yang merupakan kunci untuk mencegah bau mulut.
Makanan ini membantu merangsang produksi air liur, yang penting untuk menetralkan asam dan membersihkan partikel makanan dan bakteri di mulut. Air liur juga mengandung mineral yang membantu melindungi email gigi.
2. Jahe
Konsumsi jahe untuk membantu menetralisasi beberapa bakteri penyebab bau di mulut Anda. Faktanya, jahe mengandung 6-gingerol , senyawa yang merangsang enzim yang secara alami memecah bakteri berbau busuk.
3. Makanan kaya probiotik
Konsumsi makanan kaya probiotik yang dapat membantu mendukung mikrobioma mulut yang sehat. Makanan kaya probiotik seperti yogurt dapat membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di mulut, yang penting untuk mengendalikan bakteri penyebab bau.
4. Herbal
Jenis herbal tertentu dapat membantu menghilangkan bau mulut. Peterseli mengandung klorofil yang terbukti memiliki efek penghilang bau karena dapat membunuh bakteri jahat di mulut. Beberapa tumbuhan lain yang terbukti dapat meningkatkan pernapasan, antara lain spearmint, ketumbar, biji adas, cengkeh, dan adas manis.
5. Permen karet tanpa gula
Konsumsi permen karet bebas gula untuk bau mulut yang lebih baik. Studi menunjukkan bahwa gigi berlubang jauh lebih rendah pada pasien yang mengunyah permen karet bebas gula selama dua puluh menit setelah makan.
Mengunyah permen karet bebas gula meningkatkan aliran air liur dengan menstimulasi reseptor mekanik dan rasa di mulut. Air liur membantu membersihkan partikel makanan serta mengencerkan dan menetralkan asam yang dihasilkan oleh bakteri plak pada gigi, sehingga mengurangi gigi berlubang, noda, dan bau mulut.
6. Teh hijau
Berita Terkait
-
Waspada Bahaya Abu Vulkanik, Dokter Ini Bagikan 4 Tips untuk Lindungi Diri
-
BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence Melalui CX126
-
Saham Sektor Kesehatan Meroket Usai Erupsi Anak Krakatau, MEDS Mentok ARA!
-
58 Tahun DBD di Indonesia, Ancaman Belum Usai: Mungkinkah Nol Kematian pada 2030?
-
Darurat Karhutla: Komnas HAM Ingatkan Kewajiban Negara Lindungi Korban Asap
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
Terkini
-
Berawal Kecelakaan Motor, Polisi Temukan Kebun Ganja 4,5 Kg di Karo
-
1.948 Jiwa Terdampak Banjir di Kota Medan
-
Asap Karhutla Selimuti 14 Kabupaten di Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter
-
Kapan Puasa Ramadan 2027? Ini Perkiraan Tanggalnya
-
Baju Kena Abu Vulkanik? Jangan Asal Cuci, Begini Cara Membersihkannya