Suhardiman
Kamis, 08 Agustus 2024 | 13:46 WIB
Ilustrasi Mayat. (unsplash/john hendrick)

SuaraSumut.id - Dua nelayan pencari gurita ditemukan tewas usai perahu mereka tenggelam akibat cuaca buruk di perairan Tanjung Bangsi, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Kedua korban bernama Rojab (19) dan Budiman (36) dilaporkan hilang sejak melaut pada Senin 5 Agustus 2024, dan ditemukan keesokan harinya oleh nelayan yang melintas.

Evakuasi jasad korban dilakukan oleh Satpol Airud Polres Labuhanbatu dengan bantuan masyarakat nelayan pada Rabu 7 Agustus 2024.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Bernahard Malau menyatakan, bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada tanda-tanda luka atau kekerasan pada tubuh korban.

"Korban diduga meninggal karena tenggelam setelah perahu mereka dihantam badai akibat cuaca buruk di Selat Malaka hingga perairan Tanjung Bangsi," katanya melansir Antara, Kamis (8/8/2024).

Bernard mengimbau kepada masyarakat nelayan agar selalu waspada di kondisi cuaca buruk saat ini. Peristiwa duka ini sebagai pembelajaran bagi masyarakat nelayan agar lebih mengutamakan keselamatan jiwa.

"Kami berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi seluruh masyarakat nelayan untuk selalu berhati-hati dan waspada terhadap kondisi cuaca saat melaut. Keselamatan harus menjadi prioritas utama," jelasnya.

Load More