Suhardiman
Kamis, 08 Agustus 2024 | 14:16 WIB
Pemkab Nagan Raya, Aceh, mengerahkan pompa air untuk mengatasi kekeringan. [Antara]

SuaraSumut.id - Pemkab Nagan Raya, Aceh, mengerahkan sejumlah mesin pompa air untuk mengatasi kekeringan yang mengancam puluhan hektare lahan sawah akibat musim kemarau.

Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan air di area sawah masyarakat terpenuhi, terutama di Desa Blang Baro, Kecamatan Seunagan, dan Desa Blang Geudong, Kecamatan Seunagan Timur.

"Dengan kita kerahkan pompa air, kebutuhan air di areal sawah masyarakat kini sudah terpenuhi," kata Kadis Pertanian dan Peternakan Kabupaten Nagan Raya, Aceh, drh Safridhal, melansir Antara, Kamis (8/8/2024).

Saat ini puluhan hektare lahan sawah milik masyarakat di kedua kecamatan berbeda telah dialiri air. Kondisi ini juga ditambah lagi dengan mulai turunnya hujan, sehingga sangat mendukung ketersediaan air di sawah milik petani.

"Masyarakat saat ini tidak lagi kekurangan air untuk melakukan penanaman padi," ujarnya.

Sebelumnya, pada akhir Maret 2024, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh menyalurkan bantuan pompa air kepada petani di daerahnya, yang berasal dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia tahun 2024.

Hingga saat ini luas lahan baku sawah (LBS) di Kabupaten Nagan Raya mencapai 5.849,04 hektare (ha).

Dengan adanya pompanisasi ini diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman (IP) padi dari satu kali menjadi dua kali atau bahkan tiga kali dalam setahun.

Bantuan pompa air ini akan didistribusikan kepada 41 kelompok tani yang tersebar di sejumlah kecamatan dalam Kabupaten Nagan Raya, Aceh yang memiliki IP 100 dengan target luas lahan yaitu 663 ha.

Load More