SuaraSumut.id - Pemkab Nagan Raya, Aceh, mengerahkan sejumlah mesin pompa air untuk mengatasi kekeringan yang mengancam puluhan hektare lahan sawah akibat musim kemarau.
Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan air di area sawah masyarakat terpenuhi, terutama di Desa Blang Baro, Kecamatan Seunagan, dan Desa Blang Geudong, Kecamatan Seunagan Timur.
"Dengan kita kerahkan pompa air, kebutuhan air di areal sawah masyarakat kini sudah terpenuhi," kata Kadis Pertanian dan Peternakan Kabupaten Nagan Raya, Aceh, drh Safridhal, melansir Antara, Kamis (8/8/2024).
Saat ini puluhan hektare lahan sawah milik masyarakat di kedua kecamatan berbeda telah dialiri air. Kondisi ini juga ditambah lagi dengan mulai turunnya hujan, sehingga sangat mendukung ketersediaan air di sawah milik petani.
"Masyarakat saat ini tidak lagi kekurangan air untuk melakukan penanaman padi," ujarnya.
Sebelumnya, pada akhir Maret 2024, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh menyalurkan bantuan pompa air kepada petani di daerahnya, yang berasal dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia tahun 2024.
Hingga saat ini luas lahan baku sawah (LBS) di Kabupaten Nagan Raya mencapai 5.849,04 hektare (ha).
Dengan adanya pompanisasi ini diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman (IP) padi dari satu kali menjadi dua kali atau bahkan tiga kali dalam setahun.
Bantuan pompa air ini akan didistribusikan kepada 41 kelompok tani yang tersebar di sejumlah kecamatan dalam Kabupaten Nagan Raya, Aceh yang memiliki IP 100 dengan target luas lahan yaitu 663 ha.
Berita Terkait
-
Strategi Perum Jasa Tirta II Jaga Pasokan Air ke Sawah saat Kemarau
-
Kacang Hijau: Penyelamat Sawah Saat Kemarau dan Jalan Rezeki Tak Terduga
-
Jejak 2 Ahli Kimia Asal China di Balik Lab Sabu 1,2 Ton di Aceh, Datang Khusus Jadi 'Koki' Kristal
-
Asap Picu ISPA, Ruang Rawat RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh Penuh
-
Dua Tahun Prabowo-Gibran: Perempuan di Aceh dan Papua Makin Rentan Akibat TNI
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak