SuaraSumut.id - Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) sedang menunggu pelimpahan barang bukti dan tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus meloloskan menjadi taruna Akademi Kepolisian (Akpol). Kasus ini telah mencapai tahap II setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21.
Koordinator Bidang Intelijen Kejati Sumut, Yos A Tarigan mengatakan, pelimpahan tahap II dari penyidik Polda Sumut masih ditunggu.
“Setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P21), jaksa penuntut umum (JPU) tinggal menunggu pelimpahan tahap II dari penyidik Polda Sumut,” ujar Yos, Jumat (30/8/2024).
Menurut Yos A Tarigan, berkas perkara dinyatakan lengkap setelah melalui penelitian oleh jaksa peneliti (P16) di Kejati Sumut. Pihaknya juga telah menunjuk JPU Randi Tambunan yang akan memeriksa tersangka dan barang bukti yang akan dilimpahkan nanti.
Sebelumnya, Kejati Sumut telah menyatakan berkas perkara dugaan penggelapan dan penipuan dengan modus meloloskan menjadi taruna Akpol, dengan kerugian mencapai Rp1,3 miliar, dinyatakan lengkap secara formil dan materiil atau P21. Tersangka dalam kasus ini adalah Nina Wati alias NW.
Nina Wati ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Ditreskrimum Polda Sumut dan ditangkap di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumut pada Kamis (21/3).
Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, menjelaskan bahwa tersangka diduga melakukan penipuan terhadap korban bernama Afnir pada 25 Agustus 2023 lalu. Tersangka menjanjikan anak korban dapat dimasukkan ke Akpol dengan membayar sejumlah uang.
Namun, setelah beberapa bulan tanpa adanya kepastian, korban melapor ke Polda Sumut pada 8 Februari 2024 dengan total kerugian sebesar Rp1,3 miliar. Kasus ini kini menunggu proses lebih lanjut di Kejati Sumut. (Antara)
Berita Terkait
-
Kronologi Penembakan Maut di Deli Serdang: Mobil Dipepet hingga Korban Tewas Dibrondong Peluru
-
Siap-siap Ditagih, BPA Kejagung Bakal Lacak Aset Debitur KSP Indosurya yang Ogah Bayar Utang
-
Gubsu Bobby Nasution Gandeng Kejati Sumut Cegah Penyimpangan Anggaran Sekolah
-
Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Penipuan Apa?
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Jangan Dibuang! Biji Delima Ternyata Punya Banyak Manfaat Kesehatan
-
Free Fire Hadirkan Event Storm Arena Jelang FFWS Global Finals 2026 Bangkok
-
Pria 59 Tahun di Banda Aceh Ditangkap, Diduga Lecehkan Dua Anak di Bawah Umur
-
Banjir Aceh Selatan Meluas, 205 Warga Mengungsi dan 794 Jiwa Terdampak
-
Baru Keluar Kamar Mandi Kos, Wanita di Medan Disekap Begal