SuaraSumut.id - Pria berinisial MH (45) ditemukan tewas dibunuh di asrama Akper Tarutung di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut).
Korban yang merupakan pegawai Akper ditemukan tewas di asrama yang berada di Jalan Jalan Kolonel Liberty Malau, Kecamatan Tarutung, pada Jumat 30 Agustus 2024 kemarin.
Pelaku inisial BSH (38) ditangkap usai membunuh pasangan sesama jenisnya yang juga merupakan pegawai akademi keperawatan (Akper).
Dari foto yang diterima, BSH terlihat memakai baju tahanan berwarna oranye. Pelaku difoto dengan latarbelakangan banner polisi.
Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak mengatakan saat ini pelaku BSH telah ditahan di Polres Taput.
"Saat ini pelaku sudah ditahan," kata Ernis, Senin (2/9/2024).
Ernis mengatakan pelaku dijerat Pasal 338 KUHPidana tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Dari pengakuan pelaku, kata Ernis, hubungan asmara sesama jenis antara ia dan korban sudah berlangsung lama sejak tahun 2022.
"Sesaat sebelum peristiwa itu terjadi, pelaku dan korban sudah melakukan hubungan seksual sesama jenis di dalam kamar asrama tempat tinggal korban," ucapnya.
Korban yang merupakan pegawai yayasan di kampus Akper tinggal sendiri karena istrinya tinggal di Batam dan sudah pisah ranjang.
"Setelah mereka selesai melakukan hubungan seks sesama jenis, terjadilah pertengkaran," ungkapnya.
Pertengkaran keduanya dipicu oleh utang pelaku Rp 3 juta yang ditagih paksa oleh korban. Pertengkaran memanas hingga akhirnya pelaku mengambil kabel setrika, lalu menjeratnya ke leher korban.
"Pelaku emosi sehingga nekat membunuh dengan mengambil kabel setrika yang ada di rumah korban, dan menjerat leher korban dengan sekuat-kuatnya," cetusnya.
Setelah MH tidak berdaya, pelaku membiarkan korban terlentang di lantai hingga tewas. Sementara pelaku melarikan diri dari pintu depan serta menutup pintu kembali dengan rapi.
Berita Terkait
-
Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?
-
Korban Pembunuhan di Madiun Disudutkan karena Status Istri Siri, Aktivis Desak Edukasi Publik
-
IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun
-
Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP
-
Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta
-
GAPKI Soroti Tantangan Produksi-Tata Kelola Sawit di IPOS Forum ke-11
-
Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas
-
Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini
-
Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional