- Ketua Umum GAPKI Eddy Martono menyampaikan tantangan industri sawit pada IPOS Forum ke-11 di Medan, Kamis (29/10/2026).
- Petani menghadapi kendala legalitas dan birokrasi dalam program peremajaan sawit rakyat yang mencakup 41 persen total perkebunan.
- Dampak El Nino berpotensi menurunkan produksi minyak sawit Indonesia pada tahun 2027 sekitar 2 hingga 3 juta ton.
SuaraSumut.id - Indonesia tidak hanya menjadi produsen minyak sawit terbesar di dunia, tetapi juga konsumen utama komoditas tersebut. Karena itu, keberlangsungan industri sawit perlu dijaga melalui kebijakan yang mampu menyeimbangkan kebutuhan dalam negeri dan kepentingan ekspor.
Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono, mengatakan, sekitar 16 juta orang bekerja di industri kelapa sawit. Sektor ini juga memberikan kontribusi besar terhadap devisa negara sehingga berbagai persoalan yang dihadapi perlu diselesaikan melalui kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, petani, dan pemangku kepentingan lainnya.
Hal ini dikatakan Eddy dalam Indonesian Palm Oil Stakeholder Forum (IPOS Forum) ke-11 bertema "Kemana Arah Transformasi Distribusi Sawit Nasional” di Medan, Kamis (29/10/2026).
"Jangan sampai kebijakan yang dibuat justru membahayakan industri sawit kita. Kita harus bersama-sama memperbaiki berbagai persoalan yang ada dan memberikan masukan kepada pemerintah," katanya.
Eddy mengatakan salah satu persoalan yang menjadi perhatian Eddy adalah percepatan peremajaan sawit rakyat. Perkebunan sawit rakyat mencakup sekitar 41 persen dari total perkebunan sawit Indonesia. Namun, petani masih menghadapi kendala dalam mengakses program PSR, mulai dari persoalan legalitas lahan hingga proses administrasi dan birokrasi.
Kendala tersebut harus disederhanakan agar petani lebih mudah mengikuti program peremajaan. Ia juga mendorong perusahaan anggota GAPKI untuk memperkuat kemitraan dengan petani guna mempercepat peremajaan kebun yang sudah tidak produktif.
“Peremajaan sawit rakyat sangat penting untuk meningkatkan produktivitas. Kami berharap seluruh anggota GAPKI dapat bermitra dengan petani dan membantu mempercepat pelaksanaan PSR. Kesulitan-kesulitan yang dihadapi petani juga harus dipermudah,” katanya.
Eddy mengingatkan tantangan keseimbangan antara produksi dan konsumsi minyak sawit nasional. Kebutuhan dalam negeri terus meningkat, terutama untuk pangan dan energi seiring dengan pelaksanaan kebijakan mandatori biodiesel.
Produksi Sawit 2027 Berpotensi Tertekan El Nino
Di sisi lain, produksi sawit berpotensi menghadapi tekanan akibat faktor cuaca. Berdasarkan perkiraan GAPKI, dampak El Nino berpotensi menurunkan produksi minyak sawit Indonesia pada 2027 sekitar 2 juta hingga 3 juta ton.
Kondisi ini perlu diantisipasi melalui peningkatan produktivitas perkebunan, termasuk percepatan PSR. Dengan begitu, peningkatan kebutuhan dalam negeri dapat diimbangi dengan ketersediaan pasokan yang memadai.
Selain produktivitas, Eddy menekankan pentingnya memperkuat tata kelola industri sawit. Menurutnya, Indonesia tidak boleh hanya mengandalkan posisinya sebagai produsen terbesar, tetapi juga harus menjaga kepercayaan pasar internasional.
Ia mengingatkan bahwa minyak sawit bukan satu-satunya minyak nabati di pasar global. Jika pasokan Indonesia terganggu atau kebijakan ekspor menimbulkan ketidakpastian, negara konsumen berpotensi mencari sumber pasokan maupun minyak nabati alternatif.
Karena itu, menjaga daya saing ekspor menjadi bagian penting dalam transformasi industri sawit nasional. Eddy juga menyoroti pentingnya penguatan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah komoditas sawit di dalam negeri.
"Pengembangan industri hilir dinilai dapat mendorong investasi, memperluas penyerapan tenaga kerja, serta memperkuat daya saing Indonesia," ujarnya.
Berita Terkait
-
BRIN Paparkan Riset ke Prabowo: Potensi Limbah Sawit Jadi Listrik
-
PSMS Medan vs Persija Jakarta Jadi Laga Pembuka League Cup 2026, Catat Tanggalnya!
-
Karhutla Berulang, Tata Air Gambut Jadi Kunci Lindungi Habitat Satwa
-
PSMS Tekuk PSIS 2-1, Gubernur Bobby Nasution Optimistis Ayam Kinantan Menuju ke Super League
-
Heboh Trio Wanita Berjilbab Bentangkan Poster Isu Sawit Indonesia Dikirim ke Israel
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas
-
Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini
-
Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional
-
Polisi Gerebek Gudang Pinang Narkoba di Deli Serdang, Sita 3 Kg Sabu-10 Ribu Ekstasi
-
Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026