SuaraSumut.id - BMKG mengimbau semua pihak yang terlibat dalam PON XII 2024 di Sumatera Utara untuk waspada terhadap potensi peningkatan curah hujan hingga penutupan acara pada 20 September.
Deputi Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa fenomena atmosfer, termasuk gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin, telah terdeteksi dan berpotensi meningkatkan curah hujan serta angin signifikan pada 18-21 September.
Bahkan, potensi pertumbuhan awan hujan di Kota Medan dan sekitarnya tergolong tinggi, dengan lebih dari 70 persen peluang hujan.
"Potensi cuaca ini telah disampaikan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk penyesuaian dalam agenda penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumut," katanya melansir Antara, Rabu (18/9/2024).
Masyarakat di Sumut, khususnya Kota Medan, juga diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan bencana hidrometeorologi akibat hujan deras, seperti memastikan drainase tetap bersih dari sumbatan.
Diketahui, PON XXI Aceh-Sumut 2024 akan ditutup di Stadion Utama Sport Center di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), pada Jumat (20/9/2024).
Presiden Jokowi direncakan akan menghadiri penutupan tersebut. Selain itu, diperkirakan ada sekitar 30 ribu tamu yang hadir.
Polda Sumut pun akan dilakukan rekayasa lalu lintas untuk menghindari kemacetan dan kesemrautan selama penutupan PON.
Penutupan acara dimulai pukul 15.00 WIB, sementara penyekatan dan pengalihan arus lalu lintas dilakukan mulai pukul 13.00 WIB.
Berita Terkait
-
BMKG: Ada Potensi Hujan di Sumatra dan Kalimantan Hari Ini
-
Kolaborasi Kapolri-Gubsu Bobby Nasution, Upaya Pemberantasan Narkoba di Sumut Tambah Kuat
-
Peringatan Dini BMKG, 13 Kecamatan di Jakarta Berpotensi Diterpa Angin Kencang
-
Gergaji Mesin Mini ZPER 6 Inci 200 Ribuan Apakah Awet? Begini Testimoni Pengguna
-
Yogyakarta Tak Kunjung Hujan, BMKG Ungkap Kondisi Terkini Kemarau DIY
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak