SuaraSumut.id - BMKG mengingatkan nelayan dan pemangku kepentingan untuk waspada terhadap potensi gelombang tinggi di Samudera Hindia barat Nias dan Samudera Hindia barat Aceh.
"Gelombang dapat mencapai ketinggian hingga 2 meter dari Rabu malam hingga Kamis pagi," kata Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Christen Novena, melansir Antara, Rabu (25/9/2024).
Kondisi angin di wilayah perairan Sumatera bagian utara, kata dia, pada umumnya bertiup dari arah barat laut hingga timur dengan kecepatan berkisar antara 2-15 knot per jam.
Secara umum kondisi gelombang di perairan Sumatera bagian utara yakni di Samudera Hindia barat Aceh dan Samudera Hindia barat Nias masuk kategori sedang atau rata-rata ketinggian 1.25- 2.5 meter.
Di Perairan utara Sabang, Selat Malaka bagian utara, Perairan Sabang-Banda Aceh, Perairan Lhokseumawe, Selat Malaka bagian tengah, Perairan barat Aceh, Perairan Meulaboh-Sinabang, Perairan Nias-Sibolga kondisi gelombang dalam kategori rendah atau rata-rata setinggi 0.5-1.25 meter.
Berdasarkan data dari BBMKG Wilayah I Medan disebutkan cuaca di Sumatera Utara pada Kamis (26/9/2024) pagi berpotensi hujan ringan hingga sedang di wilayah Mandailing Natal dan sekitarnya.
Siang dan sore hari berpotensi hujan ringan hingga sedang di wilayah Labuhanbatu Selatan, Mandailing Natal, dan sekitarnya.
Malam hari berpotensi hujan ringan di sebagian besar wilayah Sumatera Utara dan dini hari berpotensi hujan ringan hingga sedang di wilayah Tapanuli Tengah dan sekitarnya.
Berita Terkait
-
BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
-
Bobby Nasution Jadi Gubernur Sumut Pertama yang Berkantor di Kepulauan Nias
-
Situ Ciburuy Mulai Mengering, Daratan Muncul di Tengah Danau
-
Ledakan Guncang Grand Polonia Medan, Lima Rumah Alami Kerusakan
-
Bobby Nasution Siapkan Gudang Logistik di Nias, Jaga Pasokan Saat Cuaca Buruk
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Anggota DPRD Medan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pengeroyokan
-
Kick Off Gerakan Seniman Masuk Sekolah 2026 Dimulai di Danau Toba
-
Indosat Catat Pertumbuhan Double Digit, Percepat Transformasi Berbasis AI
-
Aceh Barat Larang LPG 3 Kg untuk Dapur MBG-Usaha Katering, Penyalur Terancam Sanksi
-
Imigrasi Sumut Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan