SuaraSumut.id - , Kabupaten Simalungun, pada Kamis (3/10). Peristiwa ini telah menimbulkan kepanikan warga sekitar.
Kapolsek Serbalawan, AKP Syamsul Bahri Dalimunthe menjelaskan, insiden terjadi pada 2 Oktober 2024 sekitar pukul 17.30 WIB.
Pelaku yang diketahui bernama Sentanu (41) mendatangi bengkel yang dimiliki oleh Juan Arya Safaras Tan Tio (24) dengan membawa senjata api jenis soft gun yang disembunyikan di saku celananya.
Saat berada di bengkel, Sentanu mengeluarkan senjata tersebut dan menembakkannya ke udara. Ketika pemilik bengkel menanyakan maksud tindakannya, pelaku malah menembakkan senjatanya ke arah kaki kiri Juan. Beruntung, tembakan tersebut meleset dan tidak mengenai korban.
Merasa terancam, korban segera melaporkan kejadian ini ke Pos Polisi Purbasari. Kepolisian yang menerima laporan dengan cepat menangani kasus ini dan berhasil menangkap pelaku.
"Polisi sudah menyita barang bukti berupa satu pucuk senjata api jenis soft gun merk FN warna hitam dengan merk Lock, enam tabung gas soft gun merk Gamo, serta 168 butir peluru mimis," kata AKP Syamsul Bahri Dalimunthe, Jumat (4/10/2024).
Dalam pemeriksaannya, Sentanu mengaku bahwa senjata soft gun tersebut diperoleh dari seorang pria berinisial T, seorang wiraswasta yang tinggal di Nagori Purbasari, Kecamatan Tapian Dolok.
Senjata tersebut dibeli seharga Rp 2,5 juta tanpa dilengkapi dengan surat-surat resmi. Saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait asal usul senjata tersebut dan keterlibatan pihak lain.
Kasus ini tengah menjadi perhatian publik, terutama mengenai peredaran senjata api yang tidak dilengkapi dengan dokumen resmi. (antara)
Berita Terkait
-
3 Fakta Viral WNI Ditembak di Perbatasan Timor Leste, Polisi Turun Tangan!
-
Polisi Penembak Gamma Divonis 15 Tahun Penjara
-
Kasus Polisi Tembak Mati Pelajar, Hakim Vonis Aipda Robig 15 Tahun Penjara: Coreng Citra Polri!
-
Terdakwa Penembakan Gamma Dituntut 15 Tahun Penjara
-
Potret Kopda Basar Jalani Rekonstruksi Kasus Penembakan 3 Anggota Polri
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
150 Ribu Batang Ganja Dimusnahkan di Madina, Ladang Seluas 5 Hektar Ditemukan di Pegunungan
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan