SuaraSumut.id - Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto mengatakan bahwa seluruh tahapan Pilkada di Sumatera Utara berjalan kondusif. Dirinya berterima kasih kepada masyarakat karena telah membantu menjaga kekondusifan itu.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Sumut atas dukungan dan partisipasinya yang luar biasa. Pilkada berjalan aman, damai, dan kondusif berkat kita semua," kata Whisnu, kemarin.
Dirinya juga mengapresiasi kepada seluruh personel TNI-Polri dan petugas keamanan lainnya yang telah menjaga keamanan selama proses pilkada. Menurut Whisnu, banyak tantangan besar yang harus dilalui para petugas selama pilkada ini.
Seperti tantangan untuk mengantarkan logistik pilkada ke daerah terpencil hingga harus menghadapi cuaca ekstrem. Apalagi dalam beberapa hari terakhir terjadi longsor dan banjir di sejumlah wilayah di Sumut.
"Ada petugas yang harus menyeberangi sungai, melewati medan berlumpur, dan bahkan menghadapi ombak dengan menaiki perahu robin kecil dengan cuaca ekstrem memastikan logistik Pilkada tiba di lokasi. Mereka adalah pahlawan demokrasi kita," ujarnya.
Kondusivitas pilkada ini juga tidak terlepas dari peranan pemerintah daerah, KPU, Bawaslu dan sejumlah pihak lainnya. Dirinya mengaku kerja sama semua pihak yang membuat pilkada di Sumut berjalan dengan baik.
"Sinergi semua pihak, mulai dari pejabat pemerintahan hingga masyarakat di desa, menunjukkan kekuatan kebersamaan kita," ungkapnya.
Whisnu mengapresiasi sikap masyarakat Sumut yang tetap bijaksana meski memiliki sikap politik yang berbeda-beda. Menurutnya, kerukunan masyarakat adalah hal yang paling penting.
"Saya kagum melihat bagaimana masyarakat dan petugas bahu-membahu, saling membantu untuk mengatasi setiap kendala di lapangan," tukasnya.
Berita Terkait
-
Pro-Kontra Wacana Pilkada Melalui DPRD: Soroti Biaya Politik hingga Nasib Demokrasi
-
Ungkap Bobroknya Pilkada Langsung, Pengamat Singgung Perbaikan Sistem Pemilu
-
PDIP Tegaskan Kedekatan Megawati-Prabowo Tak Ubah Sikap Tolak Pilkada Tidak Langsung
-
BW Semprot Wacana Pilkada Lewat DPRD: Biaya 37 T Mahal, Makan Gratis 268 T Dianggap Penting
-
E-Voting dan Masa Depan Pemilu Indonesia, Sudah Siapkah Kita?
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Resmikan Jembatan Bailey di Nias Selatan, Jenderal Maruli: Kini Warga Tak Lagi Terisolasi
-
Pria di Tapteng Aniaya Istri Usai Pulang Mabuk, Pelaku Ditangkap
-
Review Rapika: Pelicin Pakaian Untuk Memudahkan Aktivitas Menyetrika
-
IOH Pulihkan 800 BTS Terdampak Bencana Aceh, Pastikan Masyarakat Tetap Terhubung hingga Lebaran
-
Curhat ke Prabowo, Bocah Nias yang Sempat Viral Minta Jembatan Tagih MBG dan Bermimpi Jadi Dokter