SuaraSumut.id - Ketersediaan beras di Aceh dipastikan mencukupi hingga Maret 2025 dengan total persediaan sebanyak 17 ribu ton.
Jumlah ini dirasa memadai untuk memenuhi kebutuhan pangan, termasuk penyaluran bantuan pangan cadangan beras pemerintah (CBP) alokasi Desember 2024.
Hal ini dikatakan pemimpin Wilayah Perum Bulog Aceh Ihsan, melansir dari Antara, Kamis (5/12/2024).
"Persediaan yang ada saat ini sebanyak 17 ribu ton dengan alokasi distribusi bantuan pangan sekitar 5 ribu ton dan untuk kebutuhan lainnya termasuk kebencanaan," katanya.
Persediaan beras yang ada di gudang Bulog termasuk hasil pengadaan beras dalam negeri yang dibeli dari hasil panen milik petani.
Adapun total pengadaan beras dalam negeri di Aceh hingga saat ini sebanyak 14 ribu ton setara beras atau telah tercapai sesuai target.
Pihaknya berharap masyarakat tidak perlu khawatir karena persediaan beras sangat cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat di pasaran.
Untuk stabilisasi harga pada akhir tahun, pihaknya juga mendistribusikan program bantuan pangan alokasi Desember dan penyaluran beras SPHP ke pasar agar masyarakat dapat membeli beras dengan harga terjangkau.
Berita Terkait
-
Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi
-
Jejak 2 Ahli Kimia Asal China di Balik Lab Sabu 1,2 Ton di Aceh, Datang Khusus Jadi 'Koki' Kristal
-
Klaim Swasembada Bukan Omon-Omon, Andre Rosiade Tantang Pengkritik Cek Gudang Bulog
-
Bulog Percepat Pengiriman 10 Ribu Ton Jagung ke Jawa, Dirut Tinjau Langsung Pemuatan di Kapal
-
Bulog Dukung GPM Nasional di 38 Provinsi, Perluas Akses Pangan Murah bagi Masyarakat
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak