SuaraSumut.id - Seorang kurir narkoba jenis sabu bernama Zulham ditangkap di Jalan Sei Rengas, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut).
Pelaku yang sehari-harinya bekerja sebagai pembuat furniture ini nekat membawa 20 kg sabu dari Kota Tanjung Balai, menggunakan mobil. Dirinya turut mengajak anak dan istrinya ke Kota Medan.
Apes bagi Zulham, aksinya membawa narkoba ke Medan gagal setelah Tim Denintel Kodam I/BB menangkapnya.
Kasdam I/BB Brigjen TNI Refrizal mengatakan Zulham ditangkap setelah menerima informasi adanya orang yang membawa narkoba dan diduga melibatkan oknum aparat.
"Petugas menindaklanjuti informasi itu untuk melakukan pengungkapan kasus," katanya saat menggelar konferensi pers di Kodam I/BB, Jumat (20/12/2024).
Dari hasil penyelidikan lebih lanjut, Tim Denintel Kodam I/BB mendapati barang haram narkoba ini dibawa menaiki satu unit mobil Toyota Avanza BK 1226 AEY.
Petugas melakukan pengejaran dan menghentikan laju mobil yang dikemudikan pelaku di Asahan. Saat penangkapan terungkap kalau tersangka turut membawa anak-istrinya.
"Tim gabungan menghentikan mobil dan menemukan 20 kg sabu," ucapnya Brigjen TNI Refrizal.
Dari pemeriksaan, anak-istri pelaku tidak tahu kalau di dalam mobil ada sabu sebanyak 20 kg. Zulham tidak memberitahu dan mengajak keluarganya untuk jalan-jalan ke Medan.
"Dia mengambil barangnya dulu di Tanjung Balai, kemudian menjemput keluarganya berangkat ke Medan," ungkapnya.
Pelaku nekat membawa narkoba demi mendapatkan upah uang sebanyak Rp 4 juta per kilogramnya.
"Pelaku merupakan warga sipil, sudah dua membawa sabu ke Medan," imbuhnya.
Guna proses hukum lebih lanjut, pihaknya menyerahkan pelaku berserta barang bukti 20 kg sabu ke Ditresnarkoba Polda Sumut.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
DPRD DKI: 137 Kawasan Jakarta Rawan Narkoba, Menyusup ke Kamar Kos dan Apartemen
-
Merayakan Ragam Inovasi Lokal di Sabu Raijua, dari Menangkap Embun hingga Pupuk Organik
-
4 Oknum Polisi di Madiun Terlibat Kasus Peredaran Narkoba
-
Fakta BAP, Ammar Zoni Disebut Jadi 'Gudang' Sabu di Rutan dengan Imbalan Upah Rp100 Ribu Per Gram
-
Polda Metro Gerebek Clandestine Lab Etomidate di Greenbay Pluit, WNA Tiongkok Jadi Peracik!
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja