SuaraSumut.id - Aceh menerima alokasi kuota haji sebanyak 4.378 jamaah untuk penyelenggaraan haji tahun 2025. Dari jumlah tersebut, 219 kuota diperuntukkan bagi jamaah lanjut usia (lansia).
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Aceh, Arijal mengungkapkan kuota ini sama dengan tahun 2024, dan hingga kini belum ada informasi tentang penambahan kuota dari Kementerian Agama RI.
Saat ini, calon jamaah haji Aceh baik di provinsi maupun di kabupaten/kota sedang melakukan persiapan dokumen untuk pengusulan visa jamaah kepada pemerintah pusat.
"Sekarang jamaah sedang pada persiapan dokumen, seperti scan paspor untuk persiapan pengusulan visa ke pemerintah pusat," katanya melansir Antara, Kamis (9/1/2025).
Skema persiapan keberangkatan haji 2025 masih sama seperti tahun lalu, yakni calon jamaah diwajibkan istitha'ah atau pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu baru kemudian melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).
"Ada kemungkinan tahun ini bahwa untuk biaya pemeriksaan kesehatan dibebankan kepada BPKH atau Bipih yang disepakati Kementerian Agama dengan DPR RI. Cuma sampai saat ini belum ada petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanannya," ujarnya.
Untuk persiapan jamaah, Kemenag Aceh memberi kebebasan kepada jamaah untuk belajar atau manasik secara mandiri, seperti ke pondok pesantren, Kelompok kecamatan, hingga ke Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) dan lainnya.
"Kemudian kita juga akan melakukan pemantapan manasik di kecamatan dan kabupaten/kota," ucapnya.
Dirinya mengimbau para calon jamaah untuk terus belajar, menjaga kesehatan dan tentunya juga mempersiapkan anggaran yang diperlukan saat pelunasan Bipih pada waktu yang telah ditentukan nantinya.
"Target berangkat kloter pertama haji Indonesia pada 2 Mei 2025. Aceh belum ada jadwal, karena belum penetapan apakah pada gelombang pertama atau kedua," katanya.
Berita Terkait
-
Menteri Nusron Kucurkan Rp3,1 M, Terbitkan SK 'Tanah Musnah' untuk Korban Bencana Aceh
-
Jalur Terputus, BPH Migas dan Pertamina Punya Trik Khusus Pasok BBM di Aceh
-
TKD Aceh-Sumatra Tak Dipotong, Komisi II DPR: Awasi Ketat Jangan Sampai Ada Penyelewengan
-
PLN Terus Percepat Pemulihan Kelistrikan Aceh, 6.432 Desa Telah Kembali Menyala
-
Mendagri: Pemerintah Kembalikan TKD Rp10,6 Triliun untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja
-
Warga Bandar Tarutung Tapsel Berjuang Atasi Jalan Berlumpur Pascabanjir, Aktivitas Ekonomi Tersendat
-
Kapolda Aceh Ngaku Tak Tahu Motif Anggota Brimob Gabung Tentara Bayaran Rusia
-
8 Jembatan Bailey Dibangun di Aceh Timur Pascabencana