SuaraSumut.id - Pelaku pembunuhan sopir taksi online Jannus Welman Simanjuntak (44) yang mayatnya ditemukan di Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), ternyata penumpangnya sendiri.
Pelaku adalah Fadli (45) Kecamatan Medan Tuntungan. Polisi menghadiahi dua butir timah panas di kedua kakinya.
"Pelaku ditangkap di kawasan Medan Selayang. Petugas memberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kedua kaki pelaku," kata Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan, Selasa (25/2/2025).
Gidion mengatakan kejadian itu bermula pada Minggu 23 Februari 2025. Pelaku merencanakan aksinya dengan mempesiapkan pisau.
"Pelaku menyiapkan pisau untuk melakukan pembunuhan," ujara Gidion.
Gidion menjelaskan pelaku melancarkan aksinya dengan modus memesan taksi online. Pelaku minta dijemput di Jalan Bunga Pariama Desa Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan menuju Jalan Eka Rasmi, Medan Johor.
Korban pun datang menjemput dan pelaku duduk tepat di kursi belakang sopir. Sekitar satu kilometer perjalanan, pelaku menyuruh korban berhenti dengan alasan saudaranya akan ikut naik. Begitu korban berhenti, pelaku langsung menyayat leher korban menggunakan pisau.
"Pelaku juga beberapa kali menusuk tubuh korban," ungkapnya.
Pelaku kemudian mengambil alih kemudi mobil dan membawanya ke arah Kutalimbaru. Ia lalu membuang jasad korban disemak-semak.
Selanjutnya, pelaku pergi menjual mobil korban dan bertemu calon pembeli. Saat itu calon pembeli menanyakan soal bercak darah yang ada di mobil. Pelaku berdalih bahwa itu adalah darah kambing.
"Insting calon pembeli ada darah ini, dan pelaku menjawab darah kambing," ungkapnya.
Pelaku kemudian diminta untuk membersihkan darah tersebut. Namun, saat itu pelaku melihat warga sudah ramai.
Mayat korban lalu ditemukan. Pihak kepolisian yang menerima informasi itu lalu melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku. Pelaku dipersangkakan dengan Pasal 340 Subs Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman di atas 20 tahun penjara.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Driver Taksi Rudapaksa Penumpang, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Perempuan Hidup Dalam Rasa Tak Aman
-
Teler Abis Nyabu, Sopir Taksi Online Todongkan Pistol hingga Perkosa Penumpang di Tol Kunciran
-
Dua Pelari Muda Indonesia Pecah Podium di 200 Meter Kejuaraan Atletik Asia Tenggara 2025
-
Gubernur Bobby Nasution Teken Kesepakatan Pengelolaan Sampah Jadi Energi
-
Viral ASN Deli Serdang Ngaku Sulit Naik Pangkat, Bobby Nasution Langsung Mediasi dan Ini Hasilnya
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja