SuaraSumut.id - Seorang pemuda berinisial KS usia 19 tahun di Kabupaten Toba, Sumatera Utara (Sumut), menenggelamkan diri ke dalam sungai.
KS melakukan aksi nekatnya karena diduga frustasi tidak bisa membayar uang kuliah. Jenazah korban ditemukan di aliran sungai di Desa Bius Gu Barat, Kecamatan Parmaksian, kemarin.
Kapolsek Porsea AKP Daniel Aritonang membenarkan adanya kejadian informasi seorang remaja yang sengaja menenggelamkan dirinya.
AKP Daniel mengatakan kejadian bermula pada Rabu tanggal 19 Maret 2025 sekira pukul 13.00 WIB.
Saat itu korban sedang duduk di pinggir Sungai Lumban Manurung karena diduga frustasi lantaran tidak diizinkan oleh orang tuanya berinisial MS (63) untuk melanjutkan sekolah. Hal ini dikarenakan orang tua korban tidak memiliki uang
"Lalu orang tua korban membujuk anaknya (korban) untuk pulang akan tetapi korban tidak mau," kata Kapolsek, dikonfirmasi suarasumut.id, Sabtu (22/3/2025).
Kemudian, ayah korban pergi untuk membeli token listrik. Setelah ayah korban pulang, KS tidak ditemukan di lokasi.
Mendapati anaknya tidak berada di lokasi, sang ayah korban memberitahukan kepada warga dan mencari KS, akan tetapi tidak ditemukan.
Selang dua hari kemudian, ayah korban berserta warga mencari dan membuka DAM (Bendungan) sungai. Jasad korban pun muncul ke permukaan air yang tidak jauh dari lokasi DAM (Bendungan).
"Informasi yang didapat bahwa korban lulus Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru di Manado tahun ini," ujarnya.
Kapolsek mengatakan bahwa kedalaman sungai di mana korban diduga tenggelam sedalam kurang lebih 3 meter.
"Jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga," jelasnya.
Sementara itu, pihak keluarga menyampaikan permohonan kepada Penyidik Polres Toba agar terhadap korban tidak dilakukan autopsi.
"Pihak keluarga sudah menerima sebab kematian korban dikarenakan korban meninggal dunia karena tenggelam di sungai dan bersedia untuk membuat surat pernyataan penolakan tidak di autopsi," cetusnya.
Jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka. Barang bukti yang ditemukan berupa celana pendek dan kaos hitam.
Berita Terkait
-
Dukung Gerakan Cegah Tindakan Bunuh Diri, Doyoung NCT Donasi Rp 1,1 Miliar
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Anak Menkeu Purbaya Tak Pikirin Rupiah Loyo Saat Kuliah di AS, Bayar Pakai Bitcoin!
-
Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, Kereta Militer Hancur Tewaskan Lebih dari 20 Orang
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru
-
Mesin Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar
-
BRI Jaga Kepercayaan Investor Lewat Program Buyback Saham dan Fundamental yang Kuat
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap
-
Gara-gara Baju Ketat! 46 Warga Aceh Barat Terjaring Razia, Langgar Aturan Busana Syariat