SuaraSumut.id - Seorang bayi perempuan berusia enam bulan yang hilang setelah mobil yang ditumpangi bersama orang tuanya terjun ke Sungai Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara (Sumut), akhirnya ditemukan.
Korban berinisial AXP ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Jasad korban ditemukan sekitar 25 kilometer dari lokasi kejadian. Demikian dikatakan oleh Kepala Kantor Basarnas Medan Hery Marantika.
"Jasad korban ditemukan kemarin sore sekitar pukul 15.45 WIB," kata Hery dalam keterangannya, Jumat (11/4/2025).
Setelah ditemukan, kata Hery, korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.
"Korban telah diserahkan kepada pihak keluarga," ujarnya.
Hery menjelaskan pencarian juga dilakukan dengan cara penyisiran melalui tepi sungai dan juga menggunakan drone thermal milik Pos SAR Mandailing Natal.
Menurut Hery, lebar dan derasnya arus sungai menjadi suatu kesulitan yang dihadapi tim di lapangan.
"Namun, dengan koordinasi dan sinergitas yang baik oleh semua tim SAR gabungan, sehingga korban akhirnya ditemukan," katanya.
Sebelumnya diberitakan, satu unit mobil Toyota Hiace dengan pelat nomor BD 7358 AC jatuh ke sungai di Desa Aek Nabara Tonga, Kecamatan Aek Nabara Barumun, Kabupaten Padanglawas, Sumatera Utara (Sumut).
Mobil yang mengangkut lima orang penumpang itu jatuh ke dalam sungai pada Minggu 6 April 2025. Kejadian ini membuat tiga orang penumpang mengalami luka-luka. Selain itu, satu orang bayi dilaporkan hilang.
Insiden tersebut sontak menggegerkan warga sekitar yang kemudian melaporkannya kepada pihak berwajib. Pihak kepolisian yang mendapat informasi terjadinya kecelakaan saat Lebaran, kemudian turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penyelidikan lebih lanjut.
Kapolsek Barumun Tengah AKP Elimawan Sitorus menyampaikan kecelakaan terjadi diduga atas kelalaian sopir mobil Toyota Hiace saat melintas di jalan menikung ke kiri arah Sibuhuan. Di mana terdapat dua jembatan yang ada di sebelah kanan dan sebelah kiri.
"Saat itu mobil masuk ke tengah-tengah jembatan dan terjatuh ke tepi sungai," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima SuaraSumut.id, Selasa (8/4/2025).
Akibatnya, kata AKP Elimawan, tiga orang penumpang mengalami luka ringan dan sudah dibawa berobat ke RSUD Gunungtua. Sedangkan seorang bayi yang dilaporkan hilang masih dalam pencarian.
"Anak dari saudara ibu Devi Pradita berumur 6 bulan masih ada di dalam mobil, kemudian dilakukan pencarian di dalam mobil dan sekitar lokasi kejadian, namun hingga saat ini belum berhasil ditemukan," ungkapnya.
Berita Terkait
-
PSMS Tekuk PSIS 2-1, Gubernur Bobby Nasution Optimistis Ayam Kinantan Menuju ke Super League
-
Kolaborasi Kapolri-Gubsu Bobby Nasution, Upaya Pemberantasan Narkoba di Sumut Tambah Kuat
-
Bapenda Sumut Jemput Bola, Permudah Warga Bayar Pajak Lewat Operasi Sadar Pajak
-
Kabut Asap Ganggu Aktivitas Masyarakat Sumut, Gubsu Bobby Siapkan Modifikasi Cuaca
-
Kabar Mahasiswa Malaysia Bawa 4 Kg Sabu di Tanjung Balai Terbantahkan, Fakta Aslinya Mengejutkan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC