Namun, data tingkat pengangguran terbuka (TPT) Sumut pada 2024 masih mencapai 5,60 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang berada di angka 4,91 persen.
Bahkan, dalam tiga tahun terakhir, tingkat pengangguran di Sumut secara konsisten berada di atas rata-rata nasional.
Sebelumnya, Ketua Partai Buruh Sumut, Willy Agus Utomo menegaskan bahwa aksi yang digelar akan berlangsung secara damai.
"Aksi ini akan dilakukan secara damai dan tidak tergabung dengan elemen lain, serta tidak ada provokasi," kata Willy, Rabu 30 April 2025.
Di sana, massa akan berorasi menyuarakan tuntutan buruh, baik secara nasional dan lokal, membentang poster dan membagikan brosur tuntutan para buruh Sumut.
Willya mengatakan bahwa aksi ini akan diisi dengan orasi, membentangkan poster, membagikan brosur tuntutan, dan makan bareng buruh di depan kantor Gubernur Sumut.
Dalam aksi May Day, kata Willy Agus Utomo, buruh akan menyampaikan aspirasinya. Salah satunya adalah meminta agar Gubernur Sumut Bobby Nasution merealisasikan perumahaan layak dan murah bagi buruh di Sumut.
"Dalam peringatan May Day 2025 ini, kami meminta kepada Gubernur Sumut Bobby Nasution untuk wujudkan perumahan buruh murah dan layak, karena hingga saat ini masih banyak buruh yang belum punya rumah," ucapnya.
Menurut Willy, hampir 70 persen buruh Sumut dan keluarganya masih mengontrak atau sewa rumah dan tinggal dengan mertua.
Oleh karena itu, ia berharap Bobby peka atas kondisi buruh di Sumut yang masih jauh dari kesejahteraan.
"Kondisi ini disebabkan upah buruh Sumut yang sangat murah dibandingkan daerah Industri lainnya di Indonesia. Kalau di daerah lain UMK-nya sudah 5 jutaan, di Sumut hanya masih sekitar 3,2 juta saja," ucapnya.
Willy juga berharap agar dalam aksi May Day Gubsu Bobby Nasution dapat menerima langsung aspirasi para buruh.
"Pak Bobby kami harapkan dapat menerima kami nanti di kantornya, karena aksi kami tertib dan damai, tidak ada kepentingan politik dan lain-lain. Semoga disahuti tuntutan kami terkait perumahan kaum buruh di Sumut," harap Willy.
Kontributor : M. Aribowo
Tag
Berita Terkait
-
Bobby Nasution Jadi Gubernur Sumut Pertama yang Berkantor di Kepulauan Nias
-
Buruh Tembakau Ancam Demo di Kemenkes Buntut Aturan Rokok Baru
-
Dedi Mulyadi Kalah di PTUN, SK UMSK Jabar Harus Dicabut
-
Bobby Nasution Siapkan Gudang Logistik di Nias, Jaga Pasokan Saat Cuaca Buruk
-
Bisnis Manufaktur Terus Lakujan Ekspansi, Buruh Masih Tetap Bekerja
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
BRI Percepat Transformasi Digital, Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS Tumbuh Pesat
-
Sadis! Begal di Medan Bacok Korban 8 Kali Demi Rampas Uang Rp900 Ribu
-
Heboh Jasad Bayi Ditemukan di Binjai, Polisi Turun Tangan
-
Polisi Tersangka Dugaan Korupsi Bansos Ditahan di Lapas Kotapinang
-
Anggota TNI Meninggal saat Bantu Kejar Pengedar Narkoba