SuaraSumut.id - Hendra Syahputra alias HS resmi dicopot dari jabatannya sebagai Camat Medan Barat usai videonya sesak nafas saat diperiksa Inspektorat viral di media sosial.
Usut punya usut, Hendra Syahputra juga positif narkoba berdasarkan tes urine yang dilakukan BNNP Sumut.
Selain itu, dicopotnya Hendra untuk fokus menjalani pemeriksaan atas dugaan meminjam uang retribusi sampah kepada para mandor.
"Untuk sementara jabatan Camat Medan Barat dinonaktifan. Agar pemeriksaan bisa lebih detail dan lebih baik," kata Wali Kota Medan Rico Waas kepada wartawan, Senin 2 Juni 2025.
Rico menjelaskan Inspektorat Medan akan menelusuri kasus yang melibatkan Hendra. Sebab, akan terlihat benang merah seutuhnya dari hasil pemeriksaan terhadap Hendra.
"Saya tidak mau lagi kejadian seperti ini berulang-ulang. Kemarin ada Kecamatan Polonia, ini ada lagi Camat Medan Barat kita periksa lagi," ujarnya.
Rico mengatakan sanksi yang akan diberikan kepada Hendra berdasarkan hasil pemeriksaan dan keputusan dari Inspektorat Medan nantinya.
"Apapun itu kita akan lihat lebih mendalam dari segala aturan apakah ada menyalahgunakan wewenang. Kalau nanti ada pelanggaran berat ya bukan cuma dinonaktifan, pasti ya dicopot," ucap Rico Waas.
Rico juga mengungkapkan ada dua Camat dan dua Lurah di Kota Medan positif narkotika. Hal ini berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan oleh BNNP Sumut beberapa waktu lalu. Salah satunya ada nama Camat Medan Barat, Hendra Syahputra atau HS.
Rico mengatakan bahwa Camat Medan Johor AF terbukti alprazolam/benzodiazepin dan ada resep.
Kemudian, Camat Medan Barat Hendra pernah direhabilitasi dan pengakuannya menggunakan obat penenang.
"Selanjutnya, HSS adalah Lurah Gaharu menggunakan narkotika golongan I dengan jenis sabu. EEL Lurah Petisah Hulu menggunakan golongan I jenis Ganja," ungkap Rico.
Ia mempersilahkan kepada BNNP Sumut untuk melakukan pemeriksaan lebih dalam terhadap empat Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut. Termasuk, menelusuri dari mana mereka mendapatkan narkotika yang dikonsumsi tersebut.
"Sanksinya, hukuman berat, pastinya BNN akan mendalami itu semua itu. Kalau pencopotan atau pemecatan itu, ada peraturan dari Menpan RB. Bila terbukti menggunakan narkoba dua kali, itu pecat dengan tidak hormat," jelasnya.
Rico menjelaskan apabila tingkatan terbukti akan dinonaktifkan sementara, arahnya ke sanksi hukuman berat. Keempat nama yang terlibat, ditegaskan Rico, arahannya cenderung ke hukuman berat. Artinya empat nama potensi besar dicopot dari jabatan Camat dan Lurah.
"Arahannya sanksi berat, seminimalnya copot dari jabatan yang terindikasi sudah berulang. Yang katanya dari kawannya pun, tapi kalau sudah pakai baju ASN emang dia gak tahu apa itu (narkotika)," tuturnya.
Berita Terkait
-
Pilot Kedua Ditangkap, Sindikat Penyelundupan Narkoba Indonesia-Malaysia Makin Terbongkar
-
Banjir Kepung Medan, Puluhan Warga Mengungsi
-
Menteri Ekonomi Malaysia Kagum Potensi Sumut, Puji Kepemimpinan Bobby Nasution
-
Berbekal Senpi, Begini Sepak Terjang Sindikat Sabu Tambun yang Diringkus Polisi
-
Presenter TV Sarah Khalifa Jadi Bos Narkoba Divonis Mati
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Tumbangkan Banda Aceh, SKO Riau Wakili Northern Sumatra di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Bubur Cirebon Tembus Taipei, Kisah Tati Purwanti Bertumbuh Bersama BRI
-
Mazda Hadirkan The All-New CX-5 Kuro Edition di Medan
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Strombolian, Status Level III Masih Berlaku
-
Brigadir Iman Dijatuhi Demosi 5 Tahun, Eks Istri Tewas karena Luka Tembak