Kombes Frenky Yusandhy, KA SPN Polda Jambi, kini dipercaya menjabat sebagai KA SPN Polda Sumut.
Dirintelkam Polda Sumut Kombes Dwi Indra Maulana dimutasi Kabagjianpolmas Waketbid PPITK STIK Lemdiklat Polri.
Posisi Dwi diisi oleh Kombes Decky Hendarsono, Kasubdit Kejahatan Keamanan Negara Ditkamneg Baintelkam Polri.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi guna meningkatkan kinerja dan regenerasi di tubuh Polri.
"Mutasi jabatan merupakan proses alamiah dalam organisasi sebagai bentuk penyegaran, pengembangan karier, serta pemenuhan kebutuhan organisasi. Ini juga mencerminkan komitmen Polri dalam menjaga profesionalisme dan responsivitas dalam pelayanan kepada masyarakat," katanya.
Tips Menyikapi Mutasi Pejabat Kepolisian
Tetap Mendukung Aparat Baru
Masyarakat di wilayah yang kapolresnya berganti diimbau untuk tetap bersinergi dan mendukung tugas-tugas kepolisian di bawah pimpinan yang baru.
Lakukan Komunikasi dan Koordinasi Terbuka
Bagi tokoh masyarakat, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan, penting untuk membangun komunikasi positif dengan pejabat baru demi menjaga kondusivitas.
Beradaptasi dengan Kebijakan Baru
Pejabat baru tentu membawa gaya kepemimpinan yang berbeda. Masyarakat maupun internal kepolisian harus cepat beradaptasi untuk menjaga efektivitas kerja.
Gunakan Media Sosial secara Bijak
Hindari menyebar spekulasi atau opini negatif terkait mutasi. Sebaliknya, gunakan media sosial untuk menyebarkan informasi positif dan mendukung keamanan wilayah.
Rotasi dan mutasi di tubuh Polri, seperti yang terjadi di Polda Sumut kali ini, adalah bagian penting dari dinamika organisasi yang profesional dan modern. Dukungan penuh dari masyarakat dan internal Polri menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga ketertiban dan pelayanan publik yang optimal.
Berita Terkait
-
Alasan Bupati dan Sekda Cilacap Diperiksa di Banyumas, Kapolres Juga Ikut Terseret!
-
Sumatera Utara Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026
-
Mabes TNI Jelaskan Mutasi Pati: Pangdam Jaya Jadi Bintang Tiga, Jabatan Kaster TNI Diaktifkan Lagi
-
Pastikan Penegakan Hukum Tepat Sasaran, Komisi III akan Sosialisasikan KUHP Baru ke Semua Kapolres
-
Legislator Minta Polri Agar Usut Pengancaman Terhadap Ibu Almarhum Nizam Syafei
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Beroperasi Saat Ramadan, Diskotek Blue Night di Langkat Dirazia, 48 Orang Positif Narkotika
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Perhimpunan Pergerakan 98: Ini Upaya Pembunuhan
-
WN Belgia Dideportasi Gegara Langgar Aturan Keimigrasian
-
Banyak yang Salah! Ini Cara Membedakan Sepatu Adidas Original dan KW
-
Kapan Perlu Ganti HP? 7 Tanda Smartphone Sudah Saatnya Diganti