SuaraSumut.id - Fitur berbagi saldo dari aplikasi dompet digital DANA ini memang menarik, apalagi dengan embel-embel saldo gratis hingga ratusan ribu rupiah. Namun, di balik euforia digital ini, muncul ancaman serius: penipuan siber yang semakin canggih dan masif.
DANA Kaget adalah fitur milik aplikasi DANA Indonesia yang memungkinkan pengguna membagikan saldo ke orang lain secara acak melalui tautan atau kode QR.
Seperti tradisi bagi-bagi angpau digital, penerima hanya mengetahui nominal saldo setelah membuka link tersebut. Saldo yang diterima bisa digunakan untuk berbagai transaksi seperti beli pulsa, bayar tagihan, hingga jajan online.
Namun, popularitas fitur ini kini dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab dengan menyebarkan link palsu DANA Kaget, terutama di platform seperti TikTok, Telegram, dan Facebook.
Modus Penipuan Berkedok Saldo Gratis
Para pelaku membuat situs palsu yang sangat mirip dengan tampilan asli aplikasi DANA, lengkap dengan logo dan desain antarmuka yang menipu.
Begitu pengguna tergoda dan memasukkan data pribadi seperti PIN, OTP, atau nomor HP, akun mereka bisa langsung diretas dan disalahgunakan.
Penipuan ini juga menyebar melalui komentar di live streaming, pesan grup, hingga bot otomatis yang memancing rasa penasaran. Celakanya, bukan hanya pengguna baru yang tertipu, pengguna lama pun banyak yang terjebak.
Tautan resmi DANA Kaget hanya berasal dari domain https://link.dana.id/. DANA juga tidak pernah menyebarkan link promosi melalui media sosial, pesan berantai, atau grup chat.
Tips Aman Hindari Penipuan DANA Kaget
Untuk melindungi diri dari modus penipuan ini, berikut tips aman yang bisa diterapkan:
- Jangan klik tautan dari komentar di media sosial seperti TikTok, Telegram, atau Facebook.
- Periksa URL situs sebelum memasukkan informasi pribadi.
- Aktifkan two-factor authentication (2FA) di akun DANA Anda.
- Jangan pernah membagikan PIN, OTP, atau informasi sensitif kepada siapa pun.
Berita Terkait
-
Cara Baru Jaring Talenta Keamanan Siber lewat Turnamen Esports
-
Ancaman Phishing Makin Ganas, Kaspersky Blokir 140 Juta Serangan dalam Tiga Bulan
-
Waspada, Penipuan Digital Kini Terhubung dengan Pencucian Uang
-
Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Literasi Keamanan Siber di Tengah Maraknya Penipuan Digital
-
Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Imigrasi Sumut Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan
-
BRI Jadi Penggerak KUR Perumahan, Pemerintah Beri Apresiasi untuk Program 3 Juta Rumah
-
BNN Sumut Bongkar Sebuah Rumah di Helvetia, Total 8 Kg Sabu Disita
-
Eks Direktur Pelindo Korupsi Pengadaan Kapal Divonis 5 Tahun Penjara
-
Sequis Life Dorong Masyarakat Mengevaluasi Kebutuhan Perlindungan