SuaraSumut.id - DPO kasus pembunuhan, Hasbul Khair alias Abul (35), ditangkap polisi di Jalan Pertahanan, Desa Sigara-gara, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).
Pelaku ditangkap polisi saat sedang meracik narkoba jenis sabu-sabu di dalam rumahnya. Saat penangkapan, Abul melakukan perlawanan sehingga polisi terpaksa menembaknya.
"Pelaku kita sergap dari dalam rumahnya lagi meracik (membungkus) sabu," kata Kapolsek Patumbak, Kompol Daulat Simamora dalam keterangannya, Senin 28 Juli 2025.
Dalam aksinya, kata Daulat, pelaku membunuh Afri Winata Tarigan (27), warga Desa Sigara-gara, Patumbak, Deli Serdang pada Selasa 27 November 2018 silam.
Saat itu korban yang juga sepupu pelaku mendatangi Abul yang saat itu bersama abangnya, Uweng (sudah ditangkap). Korban datang meminta jatah narkoba kepada pelaku Uweng yang berprofesi sebagai pengedar.
"Korban dibunuh Uweng dengan cara menebas kepala korban. Sedangkan pelaku Abul ikut memukul kepala korban pakai papan pintu," sebut Kapolsek.
Setelah korban meninggal dunia, abang beradik kandung tersebut membungkus jasad korban pakai kain spray dan mengikatnya pakai kawat. Keesokan harinya, kedua pelaku membuang jasad korban ke dalam sumur tua tak jauh dari rumah mereka.
"Korban dibuang ke sumur. Lalu, kedua pelaku memasukkan goni berisi batu di atas mayat dengan maksud agar jasad korban tenggelam ke dasar sumur, " ujarnya.
Usai kejadian, orang tua korban yang mencari anaknya karena tak kunjung pulang selama sebulan lamanya. Belakangan, warga memberitahukan kepada orang tua korban, ada ditemukan mayat dalam sumur.
Orang tua korban datang ke lokasi dan memastikan mayat tersebut adalah anaknya.
Menindaklanjuti laporan orang tua korban. Selang seminggu penemuan mayat, Uweng ditangkap saat bermain warnet di Jalan Garu II Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas.
Sedangkan pelaku Abul melarikan diri dan berpindah tempat, dari Palembang Sumatera Selatan, Pekan Baru Riau, Tebing Tinggi dan Kaban Jahe.
"Merasa aman dan dirinya tidak dicari lagi. Setelah 7 tahun dalam pelarian, Abul pulang ke rumahnya di Patumbak. Lalu kita tangkap, lagi membungkus sabu," ujar Kapolsek.
Kepada penyidik, tersangka Abul mengaku sabu yang dibungkusnya akan diedarkan di Kabanjahe, Tanah Karo. Saat dilakukan pengembangan, pelaku Abul terpaksa ditembak kakinya karena menyerang petugas dengan benda tajam.
"Abul berusaha melarikan diri dan mengeluarkan sebilah gunting dari saku celana dan mau menikam anggota kita sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Sakit Hati Ditagih Utang, Cucu di Banyumas Bunuh Nenek dan Dibuang ke Sumur Demi Harta
-
Sisi Gelap Philadelphia Kota Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Banyak Zombie Berkeliaran
-
Siasat Penjual Es Teh di Demak Jadi Kedok Edarkan Sabu, Ternyata Residivis dan DPO!
-
Gembong Narkoba El Chapo Merengek Minta Pulang ke Meksiko, Mau Nonton Piala Dunia?
-
Bukan Orang Jauh, Dalang Pembunuhan Sadis Bocah SD di Sragen Diduga Ayah Tiri
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Tuntutan Diterima DPRD Sumut, Mahasiswa Desak Pemerintah Turunkan BBM - Hapus MBG
-
Demo di DPRD Sumut, Mahasiswa Blokir Jalan: Kebijakan Prabowo-Gibran Menyengsarakan Rakyat
-
Kunjungi SRMP Medan, Mensos Gus Ipul: Sekolah Rakyat Ubah Masa Depan Anak
-
Lengkap Doa Awal Tahun Baru 1 Muharram 1448 H, Arab, Latin, dan Artinya
-
Tragedi Kecelakaan Maut di Pidie Aceh, 4 Orang Meninggal Dunia