SuaraSumut.id - Di tengah tren hidup sehat dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap makanan rendah minyak, pepes tahu jamur hadir sebagai solusi lauk harian yang praktis, lezat, sekaligus bergizi.
Menggunakan bahan utama tahu putih dan jamur tiram, resep ini tidak hanya kaya akan protein nabati tetapi juga bebas dari proses penggorengan, menjadikannya pilihan ideal untuk siapa saja yang ingin makan enak tanpa rasa bersalah.
Kenapa Harus Coba Pepes Tahu Jamur?
Pepes adalah teknik memasak khas Indonesia yang menggunakan daun pisang sebagai pembungkus dan dikukus hingga matang.
Tanpa minyak, tanpa bahan pengawet, dan tetap kaya rasa berkat perpaduan bumbu rempah serta aroma khas daun kemangi dan daun pisang. Resep pepes tahu jamur ini sangat cocok bagi:
- Vegetarian atau flexitarian yang mencari variasi menu non-daging
- Ibu rumah tangga yang ingin menyajikan menu sehat dan hemat
- Pekerja sibuk yang ingin meal prep lauk sehat untuk beberapa hari
Dengan biaya terjangkau dan bahan mudah didapat, Anda bisa membuatnya sendiri di rumah.
Bahan-Bahan Utama yang Dibutuhkan:
- 10 buah tahu putih, hancurkan hingga halus
- 150 gram jamur tiram, disuwir halus
- 2 butir telur, kocok lepas
- 1 ikat daun kemangi segar
- 1 batang daun bawang, iris halus
- 4 siung bawang merah, iris tipis
- 4 siung bawang putih
- 6 buah cabai rawit (sesuai selera)
- 1 buah tomat merah besar, potong-potong
- ½ sdt ketumbar
- ½ sdt merica bubuk
- Garam, gula, dan penyedap rasa (secukupnya)
- Daun pisang untuk membungkus
- Langkah Pembuatan Pepes Tahu Jamur yang Praktis:
1. Persiapan Daun Pisang
Panggang daun pisang sebentar di atas api agar lentur dan mudah dibentuk. Lap bersih, sisihkan.
2. Siapkan Bumbu dan Isian
Haluskan bawang putih bersama ketumbar dan merica. Sisihkan. Cuci bersih semua bahan seperti jamur, tahu, daun kemangi, dan sayuran. Suwir jamur dan haluskan tahu dalam wadah besar.
3. Campurkan Semua Bahan
Berita Terkait
-
Antrean Kuliner hingga Produk Viral, Kenapa Kita Ikut Tertarik Mencoba?
-
Mau Jual Makanan yang Lagi Viral? Ini 5 Etika yang Perlu Diterapkan
-
Sebelum Ikut Tren, Ketahui 5 Cara Mengolah Kimpul agar Aman Dikonsumsi
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral
-
Pekerja Commute: Dari "Pepes" ke Pelaku Net Zero Emission yang Sukses
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Polisi Ungkap 5 Kasus Penyalahgunaan BBM di Sumut, 6 Jadi Tersangka
-
Jadwal SIM Keliling Medan 26 Oktober-1 November 2026, Ini 5 Lokasi dan Syarat Perpanjangan
-
Tak Harus Bahagia Dulu, Tersenyum Bisa Memengaruhi Suasana Hati
-
Tikus Masuk ke Atap Rumah? Ini Penyebab dan Cara Mengusirnya
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan