SuaraSumut.id - Seorang petani bernama Anderias Dairo (56) tewas dibacok tetangganya di Kampung Gollu Togo, Desa Wali Ate, Kecamatan Wewewa Barat, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Saat ini pelaku Rafael Ngara Kii alias Farel telah ditangkap oleh pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.
"Telah terjadi pembunuhan terhadap korban Anderias Dairo Kii dan pelaku Rafael Ngara Kii," kata Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, AKP I Ketut Ray Artika, melansir digtara.com, Jumat 1 Juli 2025.
Ray mengatakan peristiwa berawal saat korban pergi ke tempat penggilingan jagung pada Kamis 31 Juli 2025.
Saat tengah menunggu jagung menggiling, pelaku datang ke lokasi untuk membeli rokok. Setelah itu, Rafael sempat pulang ke rumahnya.
Baru saat kemudian, pelaku kembali datang dan menghampiri korban. Terjadi cekcok antara keduanya, karena Rafael menuding korban menertawakan kondisi bibirnya yang sumbing.
"Kenapa kau tertawa, karena lihat saya punya bibir, kenapa kau olok saya makanya saya balik kembali," ujar pelaku.
Pelaku langsung mencabut parang dari sarungnya yang diikat di pinggang dan membacok korban. Bacokan pertama membuat tangan kanan korban putus.
Rafael mengejar korban yang mencoba melarikan diri. Korban terjatuh di pinggir jalan, sekitar 10 meter dari lokasi awal. Pelaku kembali membacok korban hingga meninggal dunia.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Tak lama kemudian, Kapolsek Wewewa Barat Ipda Elfridus Iku Arem ikut bersama sejumlah anggota mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas kemudian melakukan pengejaran dan menangkap pelaku. Ia dipersangkakan dengan Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan
-
Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara
-
Awalnya Cuma Tegur Mandor, Eks Kopassus di Cakung Dibacok Usai Cekcok Soal Renovasi Rumah
-
Tengkorak Retak dan Dioperasi! Biaya Korban Pembacokan Keluarga di Brebes Ditanggung Pemkab
-
Mengenal Lilifuk, Tradisi Adat di NTT yang Mengatur Kapan Warga Boleh Menangkap Ikan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC