SuaraSumut.id - Jajaran Polres Aceh Barat akhirnya menangkap MJ (35), seorang tukang bangunan asal Desa Srimulyo, Kecamatan Anak Ratu Haji, Kabupaten Lampung Tengah, yang membunuh majikannya bernama Khairuddin (65).
Aksi pembunuhan ini terjadi pada Selasa (29/7/2025) di sebuah rumah di Lorong Kuini, Desa Ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.
Penangkapan dilakukan setelah pelaku sempat melarikan diri hingga dibekuk oleh personel Unit Resmob Polrestabes Bengkulu pada Minggu (3/8/2025).
“Tersangka berhasil ditangkap dan saat ini sudah kami tahan di Mapolres Aceh Barat,” ujar Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan, Jumat (8/8/2025).
Khairuddin yang merupakan warga Desa Drien Rumpet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar, ditemukan dalam kondisi penuh darah di rumahnya.
Berdasarkan penyelidikan, pelaku MJ diduga sakit hati karena merasa gaji yang diberikan tidak sesuai kesepakatan.
“Pelaku menghabisi korban dengan besi jenis linggis yang ada di rumah korban,” jelas Kapolres.
Usai melakukan pembunuhan, MJ melarikan diri menggunakan mobil Toyota Rush BL 1628 NM milik korban menuju arah Kota Medan, Sumatera Utara.
Dalam pelarian yang dramatis, MJ sempat menabrak dua polisi dari Polres Karo serta seorang warga sipil.
Mobil korban bahkan menabrak tembok di kawasan Sibolangit, Sumatera Utara. Pelaku kemudian melanjutkan pelarian dengan menumpang truk dan kendaraan umum sebelum akhirnya tertangkap di Bengkulu.
Barang bukti yang diamankan termasuk mobil korban, besi pembunuh sepanjang 43 cm, ponsel Redmi 5A milik pelaku, serta pakaian dan sepatu milik korban.
“Tersangka MJ dijerat dengan Pasal 340 junto Pasal 339 junto Pasal 338 KUHP, dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara,” ungkap AKBP Yhogi.
Selama ini MJ bekerja sebagai tukang pasang keramik di rumah korban. Konflik bermula dari masalah pembayaran upah kerja yang tidak sesuai, yang diduga menjadi motif pembunuhan. (Antara)
Berita Terkait
-
Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas
-
Bolivia Lumpuh Akibat Mogok Nasional, Buruh dan Petani Tuntut Presiden Rodrigo Paz Mundur
-
Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh
-
Krakatau Osaka Steel Tutup Pabrik, 200 Buruh Terkena PHK
-
Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Duh! Motor Dinas N-Max Hilang, Keuchik Pasi Aceh Baroh Wajib Ganti Rp33,4 Juta
-
Tragedi Berdarah di Labusel, Remaja 17 Tahun Tewas Diduga Ditikam Ayah dan Anak
-
Pelarian Perampok Angkot di Medan Berakhir, 2 Pelaku Dibekuk di Samosir dan Jambi
-
1.017 Warga Medan Bekerja ke Luar Negeri Periode Januari-Mei 2026