SuaraSumut.id - Fenomena peredaran sepatu Nike palsu di Indonesia kian meresahkan. Bahkan, istilah super-fake atau tiruan dengan tingkat kemiripan hampir sempurna, mulai akrab di telinga para pecinta sneaker.
Tidak hanya merugikan dari segi finansial, membeli Nike palsu juga dapat berdampak pada kenyamanan kaki, performa olahraga, hingga risiko cedera.
Modus penjualan sepatu KW pun semakin rapi. Banyak produk yang dijual melalui media sosial, marketplace, bahkan toko offline, dengan harga yang menggoda.
Namun, ada 7 ciri khas yang bisa membantu Anda membedakan mana Nike asli dan mana yang hanya tiruan berkualitas rendah.
1. Kode SKU
Setiap Nike asli memiliki SKU (Stock Keeping Unit) unik, misalnya DJ6188-001. Kode ini tercetak di dua tempat: label kotak dan tag ukuran di lidah sepatu.
Waspadai: Jika kedua kode ini berbeda atau hasil pencarian Google menampilkan model yang tidak sesuai, besar kemungkinan sepatu tersebut palsu.
2. Kotak Sepatu Berkualitas Tinggi
Nike asli selalu hadir dengan kotak kardus kokoh, presisi, dan memiliki label cetakan tajam.
Nike asli: Label jelas, font konsisten, tidak ada salah eja.
Nike palsu: Kardus tipis, cetakan buram, bahkan ada yang menjual tanpa kotak sama sekali.
3. Jahitan Rapi dan Konsisten
Pabrik Nike menggunakan mesin presisi tinggi untuk memastikan setiap jahitan rapi dan rapat.
Nike asli: Tidak ada benang terurai atau sisa lem.
Nike palsu: Jahitan miring, jarak tidak konsisten, bahkan ada lem berlebihan di sisi sol.
Tag
Berita Terkait
-
5 Sepatu Nike Diskon hingga 65% di Foot Locker, Ekstra Hemat Bikin Gaya Makin Keren
-
7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
-
5 Sepatu Nike Wanita Tanpa Tali yang Nyaman dan Praktis untuk Aktivitas Sehari-hari
-
Bebas Nyeri Lutut, Ini 5 Sepatu Jalan Jauh Paling Nyaman untuk Usia 40-an ke Atas
-
3 Rekomendasi Sepatu Nike Air Max Kolaborasi One Piece, Desain Mempesona!
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
Danki Yonzipur di Aceh Meninggal Kecelakaan Usai Bangun Jembatan Bailey
-
Kecelakaan Kereta Api Vs Mobil di Tebing Tinggi, 9 Penumpang Avanza Tewas
-
Layanan Pegadaian Hadir di Mandrehe Nias Barat
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera