SuaraSumut.id - Stroke merupakan salah satu penyakit berbahaya yang bisa menyerang siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan, bahkan pada usia produktif.
Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terhenti atau berkurang drastis akibat sumbatan (stroke iskemik) maupun pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik).
Kondisi ini menyebabkan sel-sel otak kekurangan oksigen dan nutrisi, sehingga dapat rusak hanya dalam hitungan menit.
Tanda-tanda Stroke yang Harus Diwaspadai
Inilah tanda-tanda yang wajib Anda ingat:
- Face (Wajah): Wajah tiba-tiba menurun di satu sisi, senyum menjadi tidak simetris.
- Arms (Lengan): Tiba-tiba sulit mengangkat salah satu tangan, terasa lemah atau mati rasa.
- Speech (Bicara): Bicara pelo, cadel, atau sulit memahami percakapan.
- Time (Waktu): Jika menemukan tanda-tanda ini, segera bawa pasien ke rumah sakit.
Selain metode FAST, tanda stroke juga bisa berupa:
- Sakit kepala hebat yang datang mendadak.
- Pandangan kabur atau ganda.
- Kehilangan keseimbangan, pusing, atau sulit berjalan.
- Mati rasa di wajah, tangan, atau kaki, terutama pada satu sisi tubuh.
Faktor Risiko Stroke
Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko stroke antara lain:
- Hipertensi (Tekanan darah tinggi): Faktor paling dominan pemicu stroke.
- Diabetes melitus: Meningkatkan kerusakan pembuluh darah.
- Kolesterol tinggi: Menyebabkan penyumbatan pada arteri.
- Merokok dan konsumsi alkohol: Mempercepat kerusakan pembuluh darah.
- Obesitas dan gaya hidup sedentari: Kurang olahraga memicu risiko stroke lebih besar.
- Riwayat keluarga: Faktor genetik juga memengaruhi kerentanan seseorang terhadap stroke.
Cara Mencegah Stroke
Pencegahan stroke bisa dilakukan sejak dini dengan perubahan gaya hidup sehat. Berikut langkah-langkah yang bisa diterapkan:
- Kontrol tekanan darah secara rutin dan minum obat antihipertensi sesuai anjuran dokter.
- Jaga pola makan sehat dengan memperbanyak sayur, buah, biji-bijian, ikan, dan mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh serta gula.
- Olahraga teratur minimal 30 menit sehari, 5 kali seminggu.
- Berhenti merokok dan batasi konsumsi alkohol.
- Kelola stres dengan meditasi, relaksasi, atau hobi positif.
- Periksa kesehatan secara berkala untuk mendeteksi faktor risiko lebih awal.
Penanganan Cepat Bisa Menyelamatkan Nyawa
Stroke adalah kondisi darurat medis. Penanganan cepat dalam “golden period” atau 3-4,5 jam pertama sangat menentukan keberhasilan pemulihan.
Oleh karena itu, masyarakat harus lebih peduli mengenali tanda-tanda stroke sejak dini dan segera membawa pasien ke rumah sakit terdekat.
Stroke bukan hanya penyakit orang tua, melainkan bisa menyerang siapa saja. Dengan mengenali tanda-tandanya lebih cepat, menjaga pola hidup sehat, dan melakukan pencegahan sejak dini, risiko stroke bisa ditekan.
Jangan abaikan gejala kecil, karena keterlambatan penanganan dapat berakibat fatal.
Berita Terkait
-
Saat Stroke Menyerang, Kecepatan Diagnosis Jadi Kunci: MRI 3 Tesla Bantu Ungkap Kondisi Otak
-
Jangan Paksa Tubuhmu: Mengenal Pentingnya Recovery Day dalam Rutinitas Olahraga
-
Tak Sekadar Olahraga, Tren Komunitas Jadi Cara Baru Masyarakat Indonesia Jalani Hidup Sehat
-
Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar
-
Perempuan dan Tren Aktif Olahraga: Gaya Hidup Sehat atau Tekanan Body Goals?
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
Imigrasi Sumut Perkuat Pengawasan Keimigrasian Melalui Desa Binaan di Labuhanbatu Selatan
-
Bimtek Gerindra Sumut, Kader Diminta Solid Kawal-Sosialisasikan Program Presiden Prabowo
-
Kecelakaan Maut Mobil Vs Truk di Tol, 1 Orang Tewas
-
Akademisi USU: Pemulihan Pascabencana Tak Cukup Hanya Bangun Rumah
-
Ratusan Pengungsi Gunung Sinabung Mulai Pulang ke Kuta Tengah