SuaraSumut.id - Car Free Day (CFD) di Lapangan Merdeka Medan menjadi magnet bagi masyarakat yang ingin berolahraga, berkumpul, sekaligus menikmati hiburan sehat di ruang terbuka.
Ajang ini dimanfaatkan oleh Kratingdaeng untuk menghadirkan rangkaian kegiatan seru, mulai dari olahraga, kompetisi mini, hingga hiburan atraktif bersama influencer.
Head of Marketing PT Energi Indonesia, Winny Irawati, mengatakan pihaknya meluncurkan kampanye bertajuk "Satu Energi, Satu Semangat".
Kegiatan ini bukan sekadar peluncuran, namun sebuah energi kolektif yang merayakan gaya hidup generasi muda penuh aksi, aspirasi, dan ekspresi.
"Ini kampanye baru Kratingdaeng. Kita lihat bagi para peminum Kratingdaeng, sampai dengan saat ini Kratingdaeng menemani mereka dari muda. Kratingdaeng hadir di saat kamu butuh energi. Makanya kita bilang satu energi," kata Winny, Minggu 14 September 2025.
Selama ini Kratingdaeng hadir dalam dua format, botol kaca dan Red Bull Gold Can. Keduanya memang menawarkan manfaat dan rasa yang sama, namun banyak yang belum bisa membedakannya.
"Keduanya resmi disatukan di bawah nama yang lebih familiar dan kuat, yaitu Kratingdaeng. Ini bukan hanya soal desain atau label ni adalah langkah besar dalam menyatukan komunikasi, menguatkan persepsi, dan mempertegas kehadiran brand di hati generasi muda Indonesia," ujarnya.
Kratingdaeng hadir di tengah parade komunitas olahraga, musik, hingga street culture. Lewat gaya yang nyentrik, mereka mengundang banyak influencer.
"Hari ini kita libatkan influencer Medan agar bisa menyampaikan pesan Kratingdaeng secara positif. Mereka kita pilih sebagai publik figur yang menginspirasi anak muda dan kegiatannya positif," ucap Winny.
Kratingdaeng juga membawa lapangan padel dan basket mini di Car Free Day. Mereka memberikan kesempatan bagi siapa saja yang ingin bergabung untuk merasakan pengalaman yang penuh sensasi.
"Kita juga ada wall of art, bekerja sama dengan Muklay. Karena Muklay ini seniman pop art yang karyanya telah dikenal di Jepang, Korea, dan Malaysia," ucapnya.
Muklay mengundang pengunjung untuk mewarnai dinding karya bersama menjadikannya kolaborasi publik yang terus tumbuh sepanjang hari.
"Kita juga menjual marchendise edisi terbatas dengan desain khas Muklay. Bukan hanya koleksi, merchandise ini adalah bentuk ekspresi semangat yang bisa dikenakan, dibagikan, dan dibanggakan," katanya.
Berita Terkait
-
PSMS Medan vs Persija Jakarta Jadi Laga Pembuka League Cup 2026, Catat Tanggalnya!
-
PSMS Tekuk PSIS 2-1, Gubernur Bobby Nasution Optimistis Ayam Kinantan Menuju ke Super League
-
Larang Vape karena Jadi Pintu Masuk Narkoba, Kapolri: Ganja yang Wanginya Khas Pun Bisa Disamarkan!
-
Rezky Aditya hingga Jerome Polin Siap Ramaikan Celebrity Padel Competition 2026
-
Diskon Sushi Tei dari BRI, Segera Klaim Sebelum Kehabisan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC
-
Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit
-
2 Pria Sulap Kandang Ayam Jadi Gudang Narkoba di Deli Serdang, 18 Kg Ganja Disita