- Gubernur Aceh Muzakir Manaf menanggapi santai polemik pelat nomor BL dengan Bobby Nasution.
- Mualem pernah menjadi Panglima GAM dan meniti karier politik hingga terpilih sebagai Gubernur Aceh 2024.
- Ia dikenal dekat dengan Presiden Prabowo Subianto dan berperan penting di politik nasional.
SuaraSumut.id - Kontroversi pelat nomor kendaraan BL (Aceh) yang diberhentikan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution beserta rombongan menjadi sorotan publik.
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem memilih untuk tidak ambil pusing. Ia menilai aksi Bobby sebagai angin berlalu. Namun demikian, Mualem tetap akan memantau tindakan Bobby.
"Tapi kita wanti-wanti juga, kalau sudah dijual kita beli, kalau sudah gatal, kita garuk," kata Mualem dalam rapat di DPR Aceh.
"Kita tenang saja, kita nilai itu angin berlalu, kicauan burung yang merugikan dia sendiri," sambungnya.
Namun, di balik sikap tenang itu, sosok Mualem memiliki perjalanan panjang yang menarik untuk ditelusuri. Dari medan perjuangan bersenjata hingga akhirnya menduduki kursi tertinggi di Aceh.
Muzakir Manaf lahir di Aceh Utara, pada 3 April 1964. Setelah menamatkan pendidikan SMA, Mualem merantau ke Malaysia.
Di negeri jiran tersebut, ia bergabung dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan mengikuti pelatihan militer di Libya.
Panglima GAM dan Jalan Damai
Sekembalinya ke tanah air, Mualem langsung terjun ke garis depan perlawanan. Tahun 2002, ia ditunjuk sebagai Panglima GAM, menggantikan Abdullah Syafi’i yang gugur dalam pertempuran.
Setelah perjanjian Helsinki, Mualem menjadi ketua Komite Peralihan Aceh, tempat berkumpulnya kombatan GAM. Saat Partai GAM terbentuk, Mualem dipilih sebagai ketua.
Karier politiknya semakin bersinar saat terpilih sebagai Wakil Gubernur Aceh (2012-2017) mendampingi Zaini Abdullah. Meski kalah dalam Pilkada 2017 saat mencalonkan diri sebagai gubernur, Mualem tidak menyerah.
Di Pilkada 2024, Mualem maju bersama Fadhlullah Dek Fadh sebagai pasangan nomor urut 02. Dengan perolehan suara 1.492.846 atau 53,27%, pasangan ini unggul dan resmi dilantik oleh Mendagri Tito Karnavian pada 12 Februari 2025.
Hubungan Dekat dengan Prabowo Subianto
Selain dikenal sebagai tokoh Aceh, Mualem juga memiliki hubungan dekat dengan Presiden Prabowo Subianto.
Dukungan politiknya kepada Prabowo sudah terlihat sejak beberapa pemilu lalu. Kehangatan hubungan keduanya kerap menjadi sorotan media, menegaskan posisi Mualem sebagai figur strategis, tidak hanya di Aceh tetapi juga di kancah politik nasional.
Tag
Berita Terkait
-
Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif
-
Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!
-
Lebaran ke Rumah Bobby Nasution, Raffi Ahmad dan Gigi Kembali Disentil Isu Liar Asal-usul Lily
-
Prabowo Berikan Bantuan Sapi Rp72,7 Miliar untuk Tradisi Meugang di Aceh
-
Malam-Malam ke Jakarta, Mualem dan Emil Dardak Temui Seskab Teddy, Ada Apa?
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Begal yang Lukai Pedagang Mi Pecal Siang Hari di Medan Ditembak
-
Eks Wakapolda Metro Jaya Meninggal Kecelakaan di Medan
-
JK Ungkit Jasa Jadikan Jokowi Presiden, Gibran Pilih Hormat, Bukan Balas
-
Sepatu Formal Mulai Ditinggalkan? Ini 3 Sepatu Lari yang Cocok Dipakai ke Kantor
-
5 Jenis Kendaraan Ini yang Ternyata Tidak Perlu Bayar Pajak Tahunan