- Polres Labusel membantu warga kurang mampu melalui program bedah rumah.
- Ibu Ariani, seorang janda dengan dua anak, mendapat bantuan perbaikan rumah dan kebutuhan pokok.
- Program sosial ini akan terus berlanjut dengan dukungan masyarakat dan personel kepolisian.
SuaraSumut.id - Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh Polres Labuhanbatu Selatan (Labusel). Mereka turun ke lapangan membantu warga kurang mampu melalui program bedah rumah.
Program sosial ini menyasar rumah milik Ibu Ariani (38), seorang janda yang hidup bersama kedua anaknya di Lingkungan Bedagai, Kelurahan Kotapinang, Kecamatan Kotapinang.
Sehari-hari, Ariani bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan memulung barang bekas demi memenuhi kebutuhan hidup.
Rumah yang ia tempati sangat memprihatinkan, sering kebanjiran saat hujan deras. Yang lebih menyedihkan, sumber air bersih di rumahnya tidak layak konsumsi.
Untuk bertahan hidup, Ariani dan anak-anaknya hanya mengandalkan air hujan sebagai kebutuhan minum dan memasak.
Kondisi ini sampai ke telinga Kapolres dan pemerintah daerah, yang kemudian berinisiatif melakukan aksi nyata melalui program bedah rumah tidak layak huni.
Kapolres Labusel AKBP Aditya SP Sembiring Muham bersama jajaran, Bhayangkari dan Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro hadir meninjau rumah Ariani.
"Kami hadir bersama pemerintah daerah untuk meringankan beban masyarakat. Dari informasi yang kami terima, kondisi rumah Ibu Ariani sangat memprihatinkan dan tidak layak huni, sehingga harus segera diperbaiki," kata Kapolres dalam keterangannya, Rabu 1 Oktober 2025.
Selain melakukan bedah rumah, Kapolres juga memberikan paket sembako dan kasur. Tak hanya itu, tetangga Ariani yang mengalami kondisi serupa juga turut mendapat bantuan.
Program Sosial yang Berkelanjutan
Kapolres menegaskan, kegiatan sosial seperti ini akan terus berlanjut dengan dukungan masyarakat dan media.
"Bedah rumah ini merupakan sumbangan sukarela personel Polres Labusel, Saat ini, sudah dua rumah yang berhasil kita bedah. Semoga kegiatan ini terus berlanjut agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan bisa terbantu," ujarnya.
Air Mata Bahagia Warga Penerima Manfaat
Momen haru pun tak bisa dibendung ketika Ariani menerima bantuan tersebut. Dengan nada bergetar, ia menyampaikan rasa syukur mendalam.
"Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres, Wakil Bupati, para polisi dan Bhayangkari yang telah membantu kami. Rumah ini adalah satu-satunya tempat tinggal kami, dan semoga nantinya dapat layak ditempati," ucap Ariani dengan mata berkaca-kaca.
Berita Terkait
-
Satukan Olahraga dan Aksi Sosial, Great Eastern Womens Run 2026 'Pecah' di Jakarta
-
Anggaran Rp50 Juta per Unit, Pemprov Sultra Siap Bedah 602 Rumah Tak Layak Huni
-
Kemensos - PKP Verifikasi Rumah Tak Layak Huni Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Jabar
-
Mendagri Tegaskan Penguatan Program Bedah Rumah sebagai Bentuk Keberpihakan kepada Rakyat
-
1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
Pilihan
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
Terkini
-
Imigrasi Sumut Perkuat Pengawasan Keimigrasian Melalui Desa Binaan di Labuhanbatu Selatan
-
Bimtek Gerindra Sumut, Kader Diminta Solid Kawal-Sosialisasikan Program Presiden Prabowo
-
Kecelakaan Maut Mobil Vs Truk di Tol, 1 Orang Tewas
-
Akademisi USU: Pemulihan Pascabencana Tak Cukup Hanya Bangun Rumah
-
Ratusan Pengungsi Gunung Sinabung Mulai Pulang ke Kuta Tengah