- Bripda VPA, anggota Polda Sumut, ditetapkan sebagai tersangka kasus tabrakan yang membuat seorang wanita kritis di Medan.
- Tiga anggota Polda Sumut, termasuk Bripda VPA, ditempatkan di tempat khusus usai insiden tersebut.
- Ketiga polisi itu baru keluar dari tempat hiburan malam sebelum kecelakaan terjadi.
SuaraSumut.id - Satu dari tiga orang anggota Polda Sumut yang tabrak wanita di Medan hingga kritis resmi ditetapkan sebagai tersangka. Adapun anggota Polda Sumut yang ditetapkan sebagai tersangka adalah Bripda VPA, yang merupakan pengemudi mobil Honda Brio.
"Sudah (Bripda VPA ditetapkan tersangka)," kata Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP I Made Parwita ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id, Minggu 2 November 2025.
Ia menjelaskan penetapan tersangka ini setelah pihaknya melakukan gelar perkara atas perkara kecelakaan di Jalan Merak Jingga Medan yang mengakibatkan korban kritis.
"Sudah gelar perkara Sabtu (1 November) kemarin," ucap AKBP Parwita.
Atas perbuatannya, Bripda VPA dikenakan Pasal 310 Ayat 3 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) karena mengakibatkan korbannya mengalami luka berat, dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara.
Tiga anggota Polda Sumut dipatsus buntut menabrak Elida Delviana (26) hingga kritis di Jalan Merak Jingga Medan, Minggu 26 Oktober 2025 pagi sekitar pukul 04.00 WIB.
Adapun ketiga anggota Polda Sumut yang dipatsus karena menabrak wanita hingga kritis di Medan yakni berinisial PP, ST, dan DD.
"Tiga personel tersebut sudah kita proses di Bit Propam, yang mana hari ini dari tiga orang tersebut kita masukkan ke dalam tempat khusus (patsus)," kata Kasubbid Paminal Bid Propam Polda Sumut Kompol Chandra di Satlantas Polrestabes Medan, Kamis 30 Oktober 2025.
Ia meluruskan informasi kalau oknum polisi yang terlibat kecelakaan menabrak wanita hingga kritis di Medan, bukan empat orang melainkan 3 orang.
"Yang kami amankan terkait kecelakaan itu kan antara pejalan kaki dengan mobil Brio, di mana dalam mobil Brio itu ada tiga orang. Nah, itulah yang kami periksa. Salah satu pengemudinya dan dua orang yang ada di dalam mobil," ujar Chandra.
Dari pemeriksaan, lanjut Chandra menjelaskan ketiga oknum polisi yang bertugas di Polda Sumut tersebut baru keluar dari lokasi hiburan malam.
Antara korban dan ketiga oknum polisi juga tidak saling kenal.
"Mereka dari salah satu tempat hiburan malam yang ada di kota," ungkap Chandra.
Kasubbid Paminal ini menjelaskan setelah menabrak korban, oknum polisi tersebut sempat kabur melarikan diri.
"Setelah menabrak, dia memang pergi. Tapi setelah itu dia menyerahkan diri di sini karena dia takut di masa saat itu. Jadi, dia pergi, kemudian setelah pergi, dia langsung menyerahkan diri di kantor Satlantas," ucapnya.
Tag
Berita Terkait
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Tantang Syekh Ahmad Al Misry Tes Hafalan Al-Quran, Hanny Kristianto Siapkan Hadiah Rp1 Miliar
-
Buronan Kasus Pelecehan Seksual Syekh Ahmad Al Misry Akhirnya Ditangkap di Mesir
-
Status WNI Dicabut, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Jadi Buronan Internasional Kasus Pelecehan
-
Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Limbah Kayu Pantai Disulap Jadi Kerajinan Bernilai Ekspor oleh Wayan
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Duh! Motor Dinas N-Max Hilang, Keuchik Pasi Aceh Baroh Wajib Ganti Rp33,4 Juta
-
Tragedi Berdarah di Labusel, Remaja 17 Tahun Tewas Diduga Ditikam Ayah dan Anak
-
Pelarian Perampok Angkot di Medan Berakhir, 2 Pelaku Dibekuk di Samosir dan Jambi