- Amirullah Hidayat membantah isu bahwa proyek pembangunan Kantor Bupati Tapanuli Tengah mangkrak.
- Ia menegaskan pembangunan kantor di era Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani berjalan lancar dan diaudit BPK tanpa temuan pelanggaran.
- Amirullah meminta kepolisian menangkap pihak yang menyebarkan fitnah terkait proyek tersebut.
SuaraSumut.id - Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Amirullah Hidayat menilai adanya fitnah mengenai proyek pembangunan Kantor Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng). Fitnah itu menyebut proyek pembangunan Kantor Bupati Tapteng mangkrak.
"Provokasi yang di lakukan oleh oknum tertentu yang terindikasi kuat dekat dengan penguasa Tapanuli Tengah saat ini, yang melakukan fitnah bahwa pembangunan Kantor Bupati Tapanuli Tengah sebagai proyek mangkrak," kata Amirullah, dalam keterangan yang diterima, Selasa 4 Oktober 2025.
Amirullah mengatakan pembangunan kantor di era Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani itu berjalan dengan lancar. Pembangunan itu dinilai sebagai langkah Bakhtiar mengangkat martabat Kabupaten Tapteng.
"Padahal pembangunan Kantor Bupati tersebut yang dilakukan pada masa Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani dalam rangka niat tulus Bupati saat itu untuk mengangkat martabat Kabupaten Tapanuli Tengah dan dijadikan ikon pembangunan daerah,” ujarnya.
Dia mengungkap jika proses pembangunan itu sudah diawasi dan diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Amirullah menyebut BPK sudah menyatakan tidak ada masalah dalam proses pembangunan kantor itu.
"Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah menyatakan bersih, bahkan pembangunan tersebut telah dilakukan gelar perkara oleh pihak kepolisian, dengan kesimpulan tidak ada ditemukan pelanggaran hukum selama pembangunan. Bahkan rekomendasi BPK supaya kantor tersebut segera digunakan, karena dari penilaian BPK itu sudah layak untuk di gunakan sebagai Kantor Bupati," ucapnya.
Atas dasar itu, Amirullah menilai pihak yang menyebut pembangunan itu mangkrak telah menyebar fitnah. Kemudian, karena fitnah yang disebarkan ini, sebagian masyarakat Tapteng percaya.
"Yang heranya kita melihat tindakan Bupati Masinton Pasaribu yang tidak meneruskan pembangunan Kantor Bupati tersebut. Padahal sudah dianggarkan dalam APBD tahun 2025 sebesar Rp 15.000.000.000," ungkapnya.
Amirullah pun kembali menyampaikan harapan agar kepolisian menangkap pihak yang menyebar fitnah dan memprofokasi soal pembangunan kantor itu.
"Saya rasa sangat mudah untuk kepolisian menangkap provokator yang melakukan fitnah dengan Isu pembangunan Kantor Bupati tersebut. Sebab isu disebarkan melalui media sosial. Kita taulah Polisi punya kemampuan penyelidikan dan penyidikan kejahatan ITE," kata Amirullah.
Berita Terkait
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Plot Twist! Ananta Rispo Ketemu Polisi yang Mirip dengannya saat Lapor Kehilangan Helm
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Bobby Nasution Mediasi Masalah Lahan SMAN 5 Pematangsiantar
-
Polda Sumut Lakukan OTT di Dinas Kominfo Tebing Tinggi, Sejumlah Orang Diamankan
-
Akses Kota Siantar Akan Ditutup Sementara, Arus Lalin Dialihkan
-
Kebakaran Rumah di Paluta Berujung Duka Mendalam, Bocah 4 Tahun Tewas
-
Viral Napi Korupsi Bisa Mampir ke Coffee Shop, Karutan Akui Adanya Pelanggaran SOP