- Mesin cuci bisa bergetar hebat karena beban cucian tidak seimbang atau kelebihan kapasitas.
- Getaran kuat juga dapat disebabkan bantalan atau shockbreaker yang aus.
- Saluran air tersumbat dapat membuat mesin cuci bergetar dan berbunyi keras.
SuaraSumut.id - Mesin cuci yang bekerja normal biasanya memang sedikit bergetar saat mencuci atau membilas pakaian. Namun, ketika getarannya terlalu kuat atau bahkan membuat mesin berpindah tempat, tandanya ada masalah yang perlu segera dicek.
Fenomena ini sering membuat pemilik rumah panik, apalagi jika mesin cuci terasa seperti “melompat” saat digunakan. Jangan buru-buru memanggil teknisi, bisa jadi penyebabnya sederhana dan bisa kamu atasi sendiri di rumah. Berikut penjelasannya.
1. Bantalan atau Shockbreaker Mesin Sudah Aus
Jika semua langkah di atas sudah dilakukan tapi mesin masih tetap bergetar parah, bisa jadi masalah ada pada komponen internal seperti bantalan (bearing) atau peredam kejut (shock absorber).
Bagian ini berfungsi untuk menahan getaran saat tabung berputar. Namun, seiring waktu, komponen tersebut bisa aus dan kehilangan elastisitasnya.
Solusinya:
- Hindari mencoba memperbaikinya sendiri jika tidak berpengalaman.
- Hubungi teknisi resmi dari produsen mesin cuci untuk melakukan pemeriksaan.
- Mintalah penggantian suku cadang jika memang sudah rusak.
- Langkah ini penting agar kerusakan tidak menyebar ke bagian motor atau dinamo mesin.
2. Saluran Air atau Pipa Pembuangan Tersumbat
Masalah lain yang sering diabaikan adalah pembuangan air yang tidak lancar. Jika air tidak keluar dengan sempurna, berat air di dalam tabung bisa menyebabkan mesin cuci bergetar atau mengeluarkan bunyi keras.
Solusinya:
- Periksa pipa pembuangan air. Pastikan tidak ada sumbatan seperti kotoran, rambut, atau serat kain.
- Cek apakah selang dalam posisi menekuk atau terjepit.
- Bersihkan saringan pembuangan secara rutin agar air mengalir lancar.
Dengan begitu, mesin cuci bisa bekerja lebih efisien tanpa goyangan berlebihan.
3. Beban Tidak Seimbang
Penyebab paling umum mesin cuci bergetar hebat adalah beban cucian yang tidak seimbang. Ketika pakaian di dalam tabung tidak terdistribusi merata, beratnya menjadi timpang.
Akibatnya, saat mesin cuci berputar pada kecepatan tinggi (terutama saat proses pengeringan), tabung jadi tidak stabil dan menimbulkan getaran kuat.
Solusinya:
- Matikan mesin cuci segera.
- Buka tutupnya, lalu atur ulang posisi pakaian di dalam tabung.
- Pastikan beban tersebar merata di semua sisi.
- Nyalakan kembali mesin dan perhatikan apakah getaran berkurang.
4. Kelebihan Beban
Berita Terkait
-
LG WashTower 25 Kg Resmi: Mesin Cuci AI Canggih dengan TurboWash dan ThinQ
-
Samsung Bespoke AI Home Resmi Hadir, Rumah Pintar Makin Canggih dengan AI dan SmartThings
-
Xiaomi Luncurkan Mesin Cuci Pintar 2026: Fitur Canggih Harga Terjangkau
-
Xiaomi Rilis Mesin Cuci Pintar 2026 dengan HyperOS, Harga Cuma Rp2 Jutaan
-
LG Perkuat Edukasi Cuci Higienis, Andalkan Fitur Allergy Care hingga TurboWash 360
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Urus Paspor Sambil Ngemall, Imigrasi Medan Resmi Buka Lounge Mewah di Delipark
-
Kampung Koboi Tugu Selatan Bertransformasi Jadi Desa BRILian
-
Tersangka Penggelapan Gunakan Dana Jemaat Gereja di Aek Nabara untuk Investasi Kafe-Mini Zoo
-
Enam Warga Pakistan Dideportasi, Ini Perkaranya
-
Kepala Desa di Pidie Korupsi Dana Desa Jadi DPO, Diduga Kabur ke Malaysia