- Es kacang merah adalah minuman khas Palembang dengan cita rasa manis dan segar.
- Minuman ini terdiri dari kacang merah, kuah santan, dan sirup gula merah.
- Es kacang merah disajikan dengan es serut dan bisa ditambah topping seperti es krim atau jelly.
SuaraSumut.id - Ingin minuman manis, segar, tapi tetap punya cita rasa tradisional Indonesia? Coba deh es kacang merah, minuman khas Palembang.
Minuman ini bukan cuma enak, tapi juga punya sejarah dan cita rasa yang kuat dari daerah asalnya, Sumatera Selatan.
Dengan perpaduan kacang merah yang lembut, kuah santan gurih, dan sirup gula merah yang manis legit, minuman ini sukses mencuri perhatian para pecinta kuliner.
Bahan-bahan es kacang merah (Untuk 4–6 porsi)
Bahan utama
- 250 gram kacang merah kering
- 100 gram gula merah (sisir halus)
- 2 sdm gula pasir
- 1 lembar daun pandan
- 1 sdm tepung maizena (larutkan dengan sedikit air)
- 600 ml air untuk merebus
Kuah santan
- 400 ml santan kental
- Sejumput garam
- 1 lembar daun pandan
Pelengkap & topping
- Es batu serut
- Sirup cocopandan atau sirup merah
- Susu kental manis
- (Opsional) es krim vanilla, cincau, atau jelly
1. Rebus kacang merah
Rendam kacang merah semalaman agar cepat empuk. Rebus hingga matang dan lembut (sekitar 45–60 menit). Tiriskan.
2. Buat sirup gula aren
Masak gula merah, gula pasir, dan daun pandan dengan air. Setelah larut, tambahkan larutan maizena agar sedikit kental. Masukkan kacang merah, aduk hingga meresap dan agak mengental. Angkat dan dinginkan.
3. Masak kuah santan
Rebus santan, daun pandan, dan garam dengan api kecil sambil diaduk agar tidak pecah. Setelah mendidih, matikan api dan biarkan dingin.
4. Sajikan
Berita Terkait
-
12 Resep Orek Tempe Pedas Manis yang Enak dan Gampang Dibuat
-
Resep Semur Telur Kecap Manis: Lezatnya Rasa Tradisi di Setiap Suapan!
-
Rahasia Kuah Medok dan Bening: 6 Resep Soto Ayam Khas Nusantara
-
Menu Harian Favorit: 3 Variasi Resep Ayam Kecap yang Lezat dan Gampang
-
Resep Cumi Asam Manis, Hidangan Favorit Keluarga dengan Resep Praktis
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pegadaian-SMBC Teken MoU, BRI Group Percepat Transformasi dan Daya Saing Global UMi
-
2 Terpidana TPPU dan Perbankan Masuk DPO, Pencarian Terus Dilakukan
-
Benarkah Bahlil Wajibkan Masyarakat Gunakan Motor Listrik? Ini Faktanya
-
Pemprov Sumut Targetkan Enam Desa Antikorupsi Terbentuk pada 2026
-
Detik-detik Penumpang Wanita Lompat dari Angkot Usai Ditodong Perampok Bersajam di Medan