-
Polisi buru pengendali jaringan pengiriman 255 kilogram ganja Aceh.
-
Kurir mengaku diperintah warga Nagan Raya berinisial U.
-
Pengungkapan berawal laporan masyarakat dan pemantauan jalur Aceh-Medan.
SuaraSumut.id - Personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) terus memburu pengendali ganja Aceh yang diduga memerintahkan dua kurir membawa 255 kilogram ganja dari Aceh menuju Medan.
Tahap awal pemeriksaan, dua pelaku berinisial BZ (23) dan S (38) mengaku mendapat perintah langsung dari seorang pria berinisial U, warga Nagan Raya. Identitas terduga pengendali ganja Aceh itu kini tengah didalami oleh tim penyidik.
“Para pelaku mengaku diperintah oleh seorang laki-laki berinisial U yang merupakan warga Nagan Raya, Aceh,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Andy Arisandi, Sabtu (15/11/2025).
Andy menegaskan bahwa penyelidikan tidak akan berhenti pada penangkapan kurir saja. Tim terus mengembangkan informasi untuk mengetahui posisi dan peran jaringan pengendali.
“Penindakan ini tidak berhenti pada kurir saja, tetapi kami kejar hingga ke jaringan pengendalinya,” katanya.
Ia memastikan upaya penelusuran terhadap pengendali ganja Aceh dilakukan maksimal untuk memutus jalur distribusi.
Pengungkapan kasus berawal dari laporan masyarakat terkait pengiriman ganja Aceh menuju Kota Medan. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Ditresnarkoba Polda Sumut melakukan pemantauan intensif terhadap kendaraan yang melintas dari Aceh.
Dalam operasi Sabtu (8/11/2025), petugas menemukan kendaraan mencurigakan dan melakukan pengejaran hingga berhasil dihentikan di Kabupaten Karo.
Dari pemeriksaan, ditemukan barang bukti delapan karung berisi total 255 kilogram ganja, dua unit handphone, satu tas, serta satu unit mobil. Kedua pelaku beserta barang bukti langsung diamankan ke Mako Polda Sumut untuk proses hukum lanjutan. Temuan besar ini kembali menegaskan komitmen kepolisian dalam menindak peredaran narkoba di wilayah Sumatera Utara.
Andy mengatakan, pihaknya akan terus meningkatkan operasi pemberantasan jaringan yang mencoba menjadikan Sumut sebagai jalur transit.
“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang terus memberikan informasi. Pengungkapan besar seperti ini tidak terlepas dari peran aktif masyarakat,” katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Kisah Perjalanan YouthID: Saat Anak Muda Menembus Batas, Mendengar Suara Disabilitas di Aceh
-
Pemulihan Pascabencana Banjir Sumut Harus Didukung Data Valid
-
Cerita Pemain Jepang Yusuke Sasa Main di Tangerang, Depok hingga Jadi Mualaf di Bogor
-
Ngeri! Relawan Kemanusiaan Asal Jogja di Aceh Kena Teror, Dikirimi Bangkai Anjing Tanpa Kepala
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Massa Demo Tolak Surat Edaran soal Daging Babi di Medan: Ini Soal Ekonomi, Kesejahteraan Kami
-
Remaja 16 Tahun di Mukok Meninggal Tersengat Listrik Saat Gunakan Mesin Cuci, Begini Kronologinya
-
Lansia Edarkan Uang Palsudi Perbaungan, 8 Lembar Diamankan Polisi
-
Sumatera Utara Masih Peringkat 1 Narkoba di Indonesia, Kerugian Negara Rp1,5 Triliun per Bulan
-
Pemprov Sumut Anggarkan Rp 1 Miliar untuk Mudik Gratis 2026, Pendaftaran Segera Dibuka!