-
- Polisi mengidentifikasi kerangka dalam pohon aren sebagai Muhammad Yuda Prawira.
- Keluarga mengenali korban melalui pakaian dan telepon yang ditemukan di lokasi.
- Kerangka telah dimakamkan dan keluarga berharap penyebab kematian terungkap.
SuaraSumut.id - Misteri penemuan kerangka manusia dalam pohon aren di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, akhirnya terungkap. Polres Serdang Bedagai mengumumkan identitas kerangka tersebut, membenarkan dugaan keluarga.
Kerangka itu teridentifikasi sebagai Muhammad Yuda Prawira (23), warga Dusun I, Desa Pematang Ganjang, Kecamatan Seirampah. Yuda diketahui telah hilang secara misterius sejak dua tahun silam.
Kasat Reskrim Polres Sergai Iptu B Situngkir mengatakan hasil test DNA menunjukkan hampir 9,9 persen kerangka itu adalah Yuda Prawira.
"Untuk lebih jelas, nanti kita gelar konferensi pers ya," katanya, melansir Antara, Selasa 18 November 2025.
Keyakinan Keluarga Terbukti
Sebelum hasil resmi keluar, pihak keluarga sudah meyakini bahwa kerangka tersebut adalah Yuda. Ahmad Munir, abang kandung almarhum, sebelumnya mengungkapkan keyakinannya berdasarkan temuan barang pribadi.
"Melihat baju dan handphone yang ditemukan di situ, saya meyakini 90% kerangka tulang belulang itu adalah adik saya bernama Muhammad Yuda Prawira yang hilang sejak sekitar dua tahun lalu," kata Munir.
Prosesi Pemakaman dan Harapan Ibu
Setelah mendapat izin dari pihak Polres Sergai, kerangka Yuda Prawira telah diambil oleh keluarga dan dimakamkan. Proses fardu kifayah telah dilaksanakan, dan almarhum dikebumikan di pemakaman muslim Dusun II desa yang sama.
Saat ini, keluarga telah memasuki malam tahlilan ketiga. Di rumah duka, Amaliyah (65), ibunda almarhum, menyampaikan harapannya.
"Setelah mendapat kabar dari pihak Polres Sergai, kami pihak keluarga mengambil kerangka tersebut. Saya juga berharap kematian anak saya semoga dapat terungkap," katanya.
Kerangka manusia yang sempat menggegerkan warga Sergai itu ditemukan beberapa waktu lalu.
Kerangka itu ditemukan oleh Riyan Barus dan Aldi saat hendak memanen buah kelapa sawit. Kemudian dilihat ada pohon aren tumbang yang sudah retak.
Berita Terkait
-
Detik Penentu Kasus Alvaro: Hasil DNA Kerangka Manusia di Tenjo Segera Diumumkan Polisi
-
Polisi Periksa Kerangka Diduga Alvaro, Ayah Tiri Ditangkap sebagai Terduga Pelaku!
-
Tangis Keluarga Iringi Pemulangan Dua Jenazah Korban Kerusuhan di Kwitang
-
Pemilik Gedung ACC Kwitang Bicara Soal Penemuan Kerangka Reno dan Farhan, Kebakaran Jadi Penyebab?
-
RS Polri Pastikan 2 Kerangka Gosong di Gedung ACC Kwitang Korban Hilang Kerusuhan Agustus
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Bantuan ke Sikundo Aceh Barat Dikirim Pakai Helikopter Gegara Jalan Masih Terputus
-
Aceh Alami 1.556 Gempa Bumi Sepanjang 2025
-
3 Motor Matic Keren untuk Anak Muda, Nyaman, dan Bertenaga
-
Harga Emas 2 Januari 2026 Kembali di Atas Rp 2,5 Juta per Gram
-
600 Hunian di Aceh Tamiang Rampung, Diserahkan ke Pemerintah Daerah 8 Januari 2026