- Banjir merendam ratusan rumah di Desa Simataniari, Tapanuli Selatan, akibat luapan Sungai Sangkunur pagi itu.
- Sebanyak 160 KK terdampak di Simataniari, sementara 86 rumah di Kelurahan Rianiate juga terendam banjir.
- Dampak banjir meliputi sekolah diliburkan dan lima hektare lahan pertanian terendam; warga diminta waspada.
SuaraSumut.id - Banjir tidak hanya merendam puluhan rumah di Lingkungan I, Kelurahan Rianiate, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara.
Kini banjir merendam seratusan rumah di Sibara-bara, Dusun 2 Pardomuan-Dusun 3 Setia Baru, Desa Simataniari, Kecamatan Angkola Sangkunur.
"Ada sebanyak 160 kepala keluarga rumahnya terendam. Ketinggian air bervariasi, hingga mencapai satu meter," kata Plt Kepala Desa Simataniari Hasian Harahap, melansir Antara, Senin 24 November 2025.
Banjir disebabkan air Sungai Sangkunur di meluap sejak pukul 6:30 WIB. Bahkan, lebih kurang lima hektare lahan pertanian dan perkebunan warga turut terendam.
"Memang belum tidak ada warga yang korban atau mengungsi. Namun, untuk anak-anak sekolah di desa ini terpaksa libur atau diliburkan pihak sekolah, karena gedung sekolah juga turut terendam," ujarnya.
Kepala Pelaksana BPBD Tapsel Julkarnain Siregar mengatakan, sudah ada sekitar 86 rumah di Lingkungan I, Kelurahan Rianiate yang terdampak.
"Sementara untuk daerah Simataniari kita masih menerima ada lima rumah yang terdampak," katanya.
"Kita terus monitiring dan akan mendata. Pun demikian Pemkab Tapsel mengimbau agar masyarakat khususnya di wilayah rawan bencana tetap waspada mengingat cuaca belakangan ini tidak baik-baik saja alias ekstrem," katanya.
Sebelumnya, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofiska (BMKG) Wilayah I Sumatera Utara, Hendra Nugroho juga sudah mengingatkan dan memperkirakan terjadinya cuaca ekstrem 22 - 27 November 2025.
BMKG juga mengimbau masyarakat di sejumlah wilayah Sumut termasuk di Tapanuli Selatan, untuk mewaspadai terjadinya banjir dan banjir bandang khususnya di daerah rawan dan sepanjang alur sungai, hingga ancaman longsor.
Berita Terkait
-
Kolaborasi Kapolri-Gubsu Bobby Nasution, Upaya Pemberantasan Narkoba di Sumut Tambah Kuat
-
BPBD Peringatkan Ancaman Rob di Jakarta, Puncak Pasang Laut Siang Hari
-
Skema Padat Karya Bersihkan Lumpur Banjir Padang, Warga Dapat Insentif
-
Bapenda Sumut Jemput Bola, Permudah Warga Bayar Pajak Lewat Operasi Sadar Pajak
-
Potret Kumuh Kampung Pelangi di Selatan Jakarta: Dihantui Banjir Saat Hujan Deras
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit