- Lintasarta mengirimkan enam perangkat Starlink gratis di enam lokasi prioritas Aceh dan Sumatera Utara untuk tanggap darurat.
- Layanan komunikasi gratis ini dikelola teknis Lintasarta, berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk pemulihan komunikasi.
- Selain Starlink, Lintasarta juga menyalurkan VSAT, dana, logistik, dan kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak.
SuaraSumut.id - Lintasarta mengirimkan enam unit perangkat layanan komunikasi berbasis satelit Starlink ke enam titik prioritas di Lhokseumawe, Takengon, Langsa, Bener Meriah (Aceh), Sibolga dan Langkat (Sumatera Utara).
Seluruh layanan diberikan secara gratis dan dikelola langsung oleh tim teknis Lintasarta untuk memastikan kestabilan konektivitas selama masa tanggap darurat.
Langkah ini dilakukan dalam koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penanggung jawab setempat, guna mempercepat pemulihan komunikasi bagi Masyarakat dan Lembaga publik.
"Lintasarta memastikan komunikasi tetap berjalan agar masyarakat dapat segera bangkit," kata Bayu Hanantasena, Presiden Direktur dan CEO Lintasarta, dalam keterangan tertulisnya, Minggu 7 Desember 2025.
Selain pemulihan jaringan komunikasi masyarakat, Lintasarta juga memberikan dukungan konektivitas khusus bagi instansi pemerintah yang berperan vital dalam koordinasi lapangan. Bersama instansi terkait menyalurkan:
- Dua Perangkat VSAT Starlink untuk posko bencana yang membutuhkan di wilayah Sumatera Utara
- Dua perangkat VSAT Starlink disalurkan ke Pusat informasi Media Center Komdigi di Aceh dengan kapasitas serupa dan pengelolaan teknis penuh dari tim Lintasarta
- Dua perangkat VSAT Starlink disalurkan melalui Bank Aceh untuk Masyarakat Aceh yang terdampak dengan kapasitas serupa dan pengelolaan teknis penuh dari tim Lintasarta.
Perusahaan juga menyalurkan bantuan dana, logistik, dan kebutuhan pokok kepada masyarakat dan karyawan Lintasarta yang terdampak langsung di wilayah Aceh dan Sumatera Utara.
"Kami berkomitmen untuk memastikan setiap warga negara tetap terhubung, apapun kondisinya. Teknologi harus hadir bukan hanya untuk efisiensi bisnis, tetapi juga untuk kemanusaiaan," kata Bayu.
Berita Terkait
-
Indeks Perkembangan Harga Tiga Provinsi Terdampak Bencana Turun Signifikan
-
Kementerian PU Mulai Tambal Lubang Jalan Nasional di Aceh Tamiang Pascabencana
-
Waspada Angin Kencang, 51 Rumah Hingga Sekolah di Cilincing Sudah Porak-Poranda
-
Ribuan Personel Bersihkan Aceh Tamiang
-
Peran BUMN Tangani Bencana Diapresiasi
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
Terkini
-
Pelat R Daerah Mana? Cek Daftar Wilayahnya di Sini
-
Dua Pelaku Pencabulan Mahasiswi KKN Ditangkap, Selimut Jadi Barang Bukti
-
Pilihan Mobil Bekas 7-Seater yang Nyaman untuk Lansia
-
4 Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah 90 Jutaan dengan Pajak Murah dan Irit BBM
-
Dear Kaum Adam! Standar Mahar Pernikahan di Aceh Barat 5 Mayam Emas