- Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas pada 7 Desember 2025 di Aceh terkait percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana Sumatera.
- Pertamina melaporkan pemulihan 98% SPBU dan percepatan distribusi BBM/LPG ke wilayah terisolasi menggunakan pesawat perintis dan Hercules.
- Pertamina telah menyalurkan bantuan logistik dan energi senilai Rp 5,3 miliar yang menjangkau 77.794 jiwa hingga tanggal tersebut.
SuaraSumut.id - Presiden Prabowo Subianto memimpin Rapat Kabinet Terbatas untuk percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana Sumatera, pada Minggu 7 Desember 2025.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri, melaporkan sejumlah langkah strategis Pertamina untuk mengupayakan kelancaran pasokan BBM dan LPG di wilayah terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Rapat kabinet yang berlangsung di Lanud Iskandar Muda, Aceh, turut dihadiri oleh Menteri-Menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPB, serta Gubernur Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sebagai bagian dari koordinasi nasional dalam percepatan penanganan bencana dan pemulihan wilayah terdampak bencana.
Dalam laporannya, Simon Aloysius menjelaskan, Pertamina bergerak cepat melakukan pemulihan layanan energi di lapangan.
"Untuk percepatan distribusi BBM dan LPG, kami selalu dalam koordinasi dan tentunya disupport Menteri ESDM yang luar biasa. Untuk SPBU sudah sebagian besar kita perbaiki. SPBU kita maksimalkan beroperasi 24 jam, supaya mengurai antrian yang beberapa waktu lalu cukup panjang," kata Simon.
Pertamina juga menambah jumlah petugas layanan di SPBU, termasuk mendapatkan dukungan personel dari TNI dan Polri.
"Dalam tiga sampai empat hari lalu, dapat support yang besar TNI dan Polri. Dimana sebagian dari (personil) TNI dan Polri ikut membantu pengisian BBM bagi masyarakat," ujarnya.
Simon menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah pendistribusian energi di beberapa daerah yang masih terisolasi dan masih sulit dijangkau.
"Contohnya Aceh Tengah dan Bener Meriah, dimana beberapa waktu lalu kami sewa pesawat perintis untuk mengirimkan solar untuk alat-alat berat dan kami juga akan mengirim dengan Hercules yang volumenya lebih besar," ungkap Simon.
Upaya lain yang dilakukan yakni mendukung operasional alat berat tetap beroperasi dalam membuka akses jalan, evakuasi warga, serta percepatan pengiriman bantuan logistik. Selain BBM, Pertamina juga menyiapkan mekanisme khusus untuk menyuplai LPG ke wilayah terisolir.
"Kami juga berkoordinasi untuk pengiriman (LPG) di daerah-daerah terdampak. Dan yang akan kami lakukan dalam waktu dekat menggunakan sling load untuk pengiriman LPG dengan tetap memperhatikan aspek safety," kata Simon.
Pertamina mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak untuk proses distribusi energi, termasuk Kementerian ESDM, TNI dan Polri, serta Pemda, BNPB dan lembaga lainnya.
Pertamina terus memberikan dukungan pemulihan infrastruktur energi agar distribusi BBM dan gas elpiji di daerah yang terdampak bencana dapat kembali normal.
Hingga 7 Desember 2025, di wilayah terdampak bencana Aceh, Sumur dan Sumbar Pertamina telah mengoperasikan 688 SPBU atau 98% telah beroperasi.
Selain itu, Pertamina Grup bergerak cepat membantu korban bencana dengan menyalurkan bantuan tanggap kebencanaan di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh sejak 28 November 2025, dalam beberapa tahap.
Berita Terkait
-
Gus Kautsar Klarifikasi soal Namanya di Buku Islam ala Prabowo
-
Prabowo Tiba di India, RI Hadiri KTT BRICS sebagai Anggota Penuh
-
Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel
-
Kapal Tanker Pertamina Evakuasi 16 Penumpang KMP Virgo Transport 8
-
Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG
-
Tak Jera, IRT di Medan Kembali Jual Ganja Padahal Baru Keluar Penjara
-
Pelaku Tawuran di Medan Jarah Beras-Motor di Warung, 1 Ditangkap
-
500 Lebih Atlet Bertanding di AHY Cup 2026, Lokot Nasution Dorong Tenis Meja Sumut Naik Kelas
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Bantu Pedagang Lepas dari Rentenir