- Banjir bandang akhir November 2025 merusak total 439 bangunan sekolah di Kabupaten Aceh Tamiang.
- Kerusakan bervariasi meliputi lumpur, kayu gelondongan, fasilitas rusak, dan sarana sanitasi terganggu.
- Pihak berwenang merencanakan sekolah darurat karena sebagian sekolah belum layak untuk belajar tatap muka.
SuaraSumut.id - Sebanyak 439 bangunan sekolah di Kabupaten Aceh Tamiang, rusak akibat bencana banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025.
Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tamiang Sepriyanto di Aceh Tamiang, mengatakan kerusakan ratusan bangunan sekolah berbagai jenjang tersebut terdiri rusak ringan, sedang, dan berat.
"Berdasarkan data sementara yang kami himpun, total sekolah yang terdampak banjir mencapai 439 sekolah. Ratusan bangunan sekolah itu ada yang rusak ringan, sedang, maupun berat," katanya melansir Antara, Minggu 21 Desember 2025.
Bangunan sekolah yang rusak tersebut terdiri 73 unit rusak berat, 306 bangunan sekolah mengalami rusak sedang dan sebanyak 60 sekolah mengalami rusak ringan.
Jenis kerusakan bangunan sekolah bervariasi, paling banyak ditemukan meliputi ruang kelas terendam lumpur dan tertimbun tumpukan kayu gelondongan.
Ada juga kerusakan plafon dan dinding rusak, lantai sekolah tergerus air, hingga fasilitas penunjang seperti meja, kursi, buku pelajaran, serta peralatan laboratorium yang tidak bisa digunakan.
"Sejumlah sekolah juga mengalami kerusakan pada sarana sanitasi, jaringan listrik, dan pagar sekolah akibat derasnya arus banjir. Kondisi ini membuat sebagian sekolah belum dapat kembali melaksanakan proses belajar mengajar secara normal," ujarnya.
Sekolah yang tidak terdampak banjir sebanyak 58 unit. Sekolah tersebut tetap beraktivitas melaksanakan proses belajar mengajar sebagaimana mestinya.
Ia menyebutkan banjir juga menyebabkan aktivitas pendidikan terhenti di beberapa wilayah terdampak.
Banyak peserta didik belajar dari rumah atau diliburkan sementara waktu karena sekolah belum layak digunakan. Keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik menjadi prioritas.
"Untuk sekolah yang mengalami kerusakan cukup parah, kami belum mengizinkan kegiatan belajar mengajar tatap muka sampai kondisi benar-benar aman," katanya.
Pihaknya membutuhkan dukungan berbagai pihak membersihkan lumpur dan material banjir lainnya yang menimbun banyak bangunan sekolah.
Untuk bangunan sekolah rusak, kata dia, diupayakan sekolah darurat seperti belajar di tenda atau memakai bangunan lainnya agar proses belajar mengajar tetap berjalan pasca bencana.
Untuk sekolah yang mengalami kerusakan berat nantinya diwacanakan akan dilakukan sekolah darurat. Saat ini pihaknya sedang menggalang dukungan, baik dari masyarakat, relawan dan NGO agar dapat memberikan dukungan. Tujuannya agar pendidikan di Kabupaten Aceh Tamiang tetap dapat berjalan kembali dengan segera.
"Ada sebanyak 17 sekolah terdiri 10 sekolah dasar dan tujuh sekolah menengah pertama membutuhkan tenda untuk sekolah darurat," kata Sepriyanto.
Berita Terkait
-
Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
-
Serahkan 120 Unit Huntap bagi Penyintas Bencana di Tapsel, Tito Apresiasi Kecepatan Pendataan Bupati
-
Banjir Akibat Danau Sentani Meluap
-
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Siagakan 668 Pompa dan Percepat Pengerukan Waduk
-
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Panduan Lengkap Cara Bayar Denda Tilang ETLE 2026 dengan Mudah dan Cepat Melalui HP
-
Pemkab Aceh Barat Alokasikan Rp 1 Miliar Bangun Kembali Jalan Rusak
-
Kejati Sumut Tahan 1 Eks Kepala KSOP Belawan di Kasus Dugaan Korupsi PNBP
-
PP Tunas Berlaku Sabtu Besok, Ini Daftar Aplikasi yang Harus Diblokir Akun Anak
-
Polda Sumut: Judi Online di Apartemen Medan Beromzet Rp 7 Miliar, 19 Orang Tersangka