- Pembangunan 600 unit Huntara oleh PT Danantara di Aceh Tamiang menyerap ratusan pekerja lokal, termasuk mahasiswa, sebagai dampak ekonomi pascabencana.
- Mahasiswa seperti Dava dan Riki bekerja sebagai konstruksi dengan upah harian bervariasi, bertujuan mempercepat relokasi pengungsi banjir.
- Presiden Prabowo meninjau Huntara pada 1 Januari 2026, mengapresiasi kecepatan pembangunan delapan hari serta kualitas hunian yang dilengkapi fasilitas dasar.
Lokasi Huntara memang bertetangga dengan Masjid Darussalam di Desa Simpang Empat Upah, Kecamatan Karang Baru. Rizki korban banjir yang ikut mengungsi tidur di tenda di daerah bilangan Karang Baru.
Baginya, hunian yang dibangun PT Danantara membuka asa untuk kehidupan Aceh Tamiang lebih baik lagi, usai 37 hari lalu diterjang banjir bandang yang membawa kayu dan lumpur.
Rumahnya, telah ditelan lumpur, dan tidak ada harapan untuk ditempatkan kembali. Bahkan disana juga ada rumah yang hanyut, roboh dan tidak berbentuk lagi.
Sebagai informasi, pada 1 Januari 2026 lalu Presiden Prabowo telah meninjau langsung rumah Huntara di Aceh Tamiang untuk penyintas korban banjir, bagus dan sangat humanis.
"600 rumah dalam delapan hari, bukti Danantara serius dan selalu bersama untuk masyarakat Indonesia," ujar Prabowo di hadapan CEO Danantara Rosan dan COO Danantara Dony Oskaria.
Bahkan, Presiden Prabowo juga memberi apresiasi kepada direktur BUMN Karya, yang bekerja dengan hati tak kenal lelah membangun hunian Danantara yang berada di pinggir jalan raya Aceh Tamiang-Langsa di samping Masjid Darussalam tersebut.
Amatan di lapangan, meskipun berstatus hunian sementara, bangunan tersebut terlihat kokoh, bersih dan nyaman. Dilengkapi kebutuhan dasar, bahkan wifi gratis. Di dalam rumah, terdapat dua dipan dan kasur, serta taman untuk anak-anak bermain.
Berita Terkait
-
250 Polisi Kawal Demo Forum BEM DIY, Massa Diperkirakan 100 Orang
-
Forum BEM DIY Demo di Jogja, Bawa 10 Tuntutan ke Pemerintah
-
Data Desil Ngawur, PDIP Temukan 130 Mahasiswa Unpad hingga Anak Tukang Becak Masuk Desil 9
-
Punya Gelar Belum Tentu Siap Kerja, Ini yang Perlu Dipunya Mahasiswa
-
Momen Massa Bakar Ban di Depan DPR
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Polres Batu Bara Ungkap 10 Kasus 3C, 17 Tersangka Diamankan
-
Perampok Bunuh Sopir Taksi Online di Deli Serdang Ditangkap, Motif Terdesak Beli Sabu
-
DJ Cantik di Medan Ditangkap Edarkan Vape Narkoba Merk Batman
-
Paparkan Gagal-Berhasilnya Ekonomi, Aktivis Mahasiswa: Kritik Anggota DPRD Medan Harus Pakai Data
-
Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Bappeda Langkat, Diduga Rebutan Proyek