- Sebanyak 59.365 meter jaringan irigasi di Aceh Timur rusak akhir November 2025 akibat banjir, longsor, dan sedimentasi lumpur.
- Kerusakan jaringan irigasi ini mengancam ketahanan pangan serta sektor pertanian masyarakat Aceh Timur yang terdampak.
- BPBD Aceh Timur kini sedang mendata kerusakan untuk menjadi dasar pengusulan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi segera.
SuaraSumut.id - Sepanjang 59.365 meter jaringan irigasi di Kabupaten Aceh Timur, rusak akibat bencana yang terjadi pada akhir November 2025. Jaringan irigasi yang rusak tersebar di sejumlah kecamatan.
"Kerusakan tersebut terdiri dari irigasi yang jebol akibat banjir, tanah longsor serta sedimentasi lumpur yang menutup saluran air," kata Kepala BPBD Aceh Timur Afifullah, melansir Antara, Rabu, 7 Januari 2026.
Ia mengatakan bahwa rusaknya jaringan irigasi tersebut mengancam keberlangsungan sektor pertanian dan ketahanan pangan masyarakat.
"Irigasi yang rusak ini tersebar di sejumlah kecamatan terdampak banjir. Banyak saluran yang jebol dan tidak lagi berfungsi normal untuk mengaliri sawah warga," ujar Afifullah.
Banjir dengan ketinggian air mencapai satu hingga 10 meter di sejumlah wilayah menyebabkan tekanan besar pada tanggul dan dinding irigasi. Arus air yang deras menggerus struktur irigasi yang sudah berusia tua, sehingga banyak titik tidak mampu menahan beban air.
Afifullah mengatakan perbaikan irigasi menjadi prioritas utama pascabencana, mengingat keberadaannya vital bagi perekonomian masyarakat Aceh Timur yang sebagian besar bermata pencaharian di sektor pertanian.
Namun upaya perbaikan irigasi membutuhkan dukungan anggaran besar serta sinergi lintas instansi, baik dari pemerintah daerah, provinsi, hingga pemerintah pusat.
"Kami mendorong agar perbaikan irigasi ini bisa segera ditangani secara bertahap. Jika tidak segera diperbaiki, dampaknya bisa berkepanjangan, terutama terhadap musim tanam dan penghasilan petani," kata Afifullah.
Saat ini, kata Afifullah, pihaknya bersama instansi terkait masih mendata lanjutan tingkat kerusakan di setiap titik irigasi. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam pengusulan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
"Data ini masih bersifat sementara dan bisa berubah. Yang jelas, kerusakan irigasi akibat banjir kali ini cukup signifikan dan membutuhkan penanganan serius," kata Afifullah.
Selain irigasi, Afifullah mengatakan kerusakan juga dialami lahan pertanian akibat banjir. Data sementara tercatat seluas 10.902 hektare lahan pertanian terdampak banjir, baik terendam air dalam waktu lama maupun kehilangan suplai air akibat saluran irigasi yang rusak.
"Sebagian besar petani saat ini tidak bisa menanam karena irigasi putus. Ada yang sawahnya terendam lumpur, ada juga yang kekurangan air karena saluran jebol," kata Afifullah.
Berita Terkait
-
Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai
-
Mendagri & Menkeu Pastikan Ketersediaan Anggaran Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera
-
Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana
-
Usai Diterjang Puting Beliung, Ratusan Rumah di Bandung Barat Rusak
-
Kasatgas PRR Paparkan Capaian Pemulihan Sumatera, Normalisasi Sungai Dipercepat Cegah Banjir Susulan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC